Masih Makan Sahur Pada Saat Imsak Apakah Boleh? Ini Penjelasan Resmi Kemenag

Ilustrasi menu sahur. Waktu imsak bukan awal puasa, melainkan penanda agar umat Islam bersiap menghentikan mak
Ilustrasi menu sahur. Waktu imsak bukan awal puasa, melainkan penanda agar umat Islam bersiap menghentikan makan sebelum masuk waktu subuh.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Perbedaan antara waktu imsak dan subuh masih kerap menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, terutama saat bulan Ramadhan.

Tak sedikit umat Islam yang mengira waktu imsak merupakan batas akhir sahur sekaligus awal dimulainya puasa.

Anggapan ini pun sering membuat sebagian orang langsung berhenti makan dan minum begitu azan imsak berkumandang.

Padahal, secara fikih, pemahaman tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Baca Juga:Niat Puasa Ramadhan dalam 6 Versi Lengkap: Dari Paling Panjang hingga Paling Pendek Versi Ulama NUPuasa Tetap Nyaman Meski Punya Maag, Begini Tips Aman dari Dokter Penyakit Dalam

Dikutip dari laman Kementerian Agama Sabtu, (21/2/2026), batas sah berhenti makan dan minum dalam puasa Ramadhan adalah saat terbit fajar shadiq atau masuk waktu subuh, bukan ketika imsak.

Mantan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag periode 2016–2017, Muhammad Thambrin, menjelaskan bahwa secara bahasa, imsak berarti menahan diri. Namun dalam konteks ibadah puasa, para ulama sepakat bahwa puasa secara syariat baru dimulai saat fajar shadiq terbit.

Dengan demikian, secara hukum Islam, umat masih diperbolehkan makan dan minum hingga waktu subuh tiba.

Meski begitu, dalam praktiknya terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama.

Sebagian ulama menganjurkan agar umat Islam mulai menahan diri ketika waktu subuh sudah sangat dekat, sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak melewati batas yang dilarang.

Penetapan waktu imsak yang umumnya sekitar 10 menit sebelum subuh di Indonesia juga berangkat dari pemahaman hadis Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, jarak antara selesainya sahur Nabi dan dimulainya salat subuh kira-kira setara dengan waktu membaca 50 ayat Al-Qur’an.

Durasi inilah yang kemudian oleh Tim Hisab Rukyat diperkirakan sekitar 10 menit dan dijadikan sebagai patokan waktu imsak.

Baca Juga:Lukisan Kuda Api Milik SBY Laku di Angka Fantastis Saat Lelang Imlek Demokrat 2026Doa Makan Sahur dan Berbuka Puasa Ramadhan 2026 Lengkap: Arab, Latin, Artinya, serta Sunnahnya

Karena itu, waktu imsak sejatinya berfungsi sebagai penanda agar umat Islam bersiap menghentikan sahur sebelum benar-benar masuk waktu subuh, bukan sebagai penentu awal puasa.

Thambrin menegaskan bahwa penetapan imsak bukanlah aturan baru dan bukan pula upaya memajukan waktu puasa dari ketentuan syariat.

Imsak justru berperan sebagai “katup pengaman” agar umat tidak sampai makan dan minum setelah subuh tiba.

Prinsip ini dilandasi sikap ihtiyathi (kehati-hatian) dan mahzhuri (kesiapsiagaan), sehingga umat Islam memiliki ruang aman dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

0 Komentar