KBEONLINE.ID – Berbuka puasa adalah momen yang paling ditunggu setelah hampir 13 jam tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman. Namun, justru di momen inilah banyak orang melakukan kesalahan. Perut yang kosong seharian langsung “dihantam” gorengan, minuman manis berlebihan, dan makanan berat sekaligus. Akibatnya? Perut begah, ngantuk, asam lambung naik, bahkan gula darah melonjak drastis.
Agar tubuh tetap nyaman dan energi kembali stabil, berikut urutan berbuka puasa yang lebih sehat dan terkontrol:
1. Mulai dengan Air Hangat + Cuka Apel
Setelah seharian berpuasa, sistem pencernaan berada dalam kondisi istirahat. Karena itu, penting untuk tidak langsung memberi beban berat pada lambung.
Baca Juga:Kabar Bola Bagi Pecinta Sepak Bola, Bisa Begadang Nonton Sampai Sahur Live di TV Nasional! Bukan 19 Juta Lapangan Kerja, Tapi 190.000 Lowongan di BPS Menjadi Petugas Sensus Ekonomi 2026
Awali dengan segelas air hangat yang dicampur 1–2 sendok makan cuka apel.
Air hangat membantu merangsang kerja lambung secara perlahan.
Cuka apel dapat membantu mengontrol lonjakan gula darah saat makan dan mendukung proses pencernaan.
Pilih cuka apel jenis raw, unpasteurized, dan unfiltered yang mengandung “mother” karena dipercaya memiliki enzim dan bakteri baik yang lebih bermanfaat.
2. Pilih Kurma sebagai Sumber Gula Alami
Tubuh membutuhkan gula untuk mengembalikan energi dengan cepat. Namun, bukan berarti harus langsung minum sirup manis atau es campur tinggi gula.
Kurma adalah pilihan terbaik karena:
Mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh.
Tinggi serat sehingga membantu memperlambat penyerapan gula.
Memberikan energi tanpa membuat gula darah melonjak tajam.
Dengan kurma, tubuh mendapatkan dorongan energi awal tanpa efek “crash” atau lemas mendadak setelahnya.
3. Dahulukan Protein, Bukan Gorengan
Kesalahan paling umum saat berbuka adalah langsung menyantap gorengan. Makanan tinggi lemak dalam kondisi perut kosong bisa memicu:
Perut terasa berat dan begah
Asam lambung naik
Rasa kantuk berlebihan
Sebagai gantinya, fokuslah pada sumber protein seperti telur, tempe, tahu, atau dada ayam. Protein membantu:
Memberikan rasa kenyang lebih stabil
Mengontrol nafsu makan
Menjaga gula darah tetap lebih seimbang
Baca Juga:Gila! China Bangun Tembok 21 Ribu Km Demi Lindungi Rakyatnya, Butuh 2.000 Tahun Bos!Metode Sahur Sehat Viral: Cukup Telur Rebus, Alpukat, Kurma, dan Air Hangat, Perut Lebih Kenyang Tahan Lama
Karbohidrat seperti nasi tetap boleh dikonsumsi, tetapi usahakan protein masuk lebih dulu agar tubuh tidak kalap.
