Meski ramai pada hari kerja, aktivitas masjid berkurang pada hari libur maupun di selepas jam kerja. Begitu juga pada bulan Ramadan, hanya ada satu kegiatan yang digelar yakni pengajian setiap Rabu usai salat dhuhur.
Ketua Harian DKM Masjid Jami Nurul Hikmah, Hafiz, mengatakan aktivitas masjid relatif ramai pada hari kerja. Namun, suasana cenderung lengang pada akhir pekan maupun selepas jam kerja.
Pada bulan Ramadan, kegiatan rutin yang digelar hanya pengajian setiap Rabu usai salat Zuhur. Meski demikian, salat tarawih tetap dilaksanakan setiap malam.
Baca Juga:Safari Ramadan Berujung ‘Audit Terbuka’ APBD Kabupaten BekasiBulan Madu Singkat Bupati dan Asep Bupati Bekasi Ade-Asep, Tahun Pertama Menjabat Bupati Langsung Diciduk KPK
“Kalau tarawih tetap digelar. Untuk buka puasa biasanya disiapkan minum dan takjil,” ujarnya.
Hafiz menambahkan, meski berada di lingkungan pemda, masjid tidak memiliki alokasi anggaran khusus dari pemerintah daerah. Operasional masjid selama ini mengandalkan dana umat, seperti kencleng salat Jumat.
“Sejauh ini itu yang kami manfaatkan karena memang tidak ada anggarannya,” tandasnya. (Iky)
