Safari Ramadan Berujung ‘Audit Terbuka’ APBD Kabupaten Bekasi

Safari Ramadan Berujung ‘Audit Terbuka’ APBD Kabupaten Bekasi
Safari Ramadan Berujung ‘Audit Terbuka’ APBD Kabupaten Bekasi
0 Komentar

Dedi sempat mempertanyakan angka tersebut. “Perasaan kagak deh,” ucapnya. Namun ia kemudian menyatakan optimistis jika anggaran itu benar-benar digunakan maksimal dalam setahun.

Selain itu, Asep menyampaikan anggaran pembangunan sekolah SD dan SMP sekitar Rp700 miliar serta anggaran puskesmas sekitar Rp800 miliar. Saat ini Kabupaten Bekasi memiliki dua rumah sakit daerah.

Menutup dialog, Dedi memberi pesan kepada jajaran pemerintah daerah agar fokus melayani masyarakat.

Baca Juga:Bulan Madu Singkat Bupati dan Asep Bupati Bekasi Ade-Asep, Tahun Pertama Menjabat Bupati Langsung Diciduk KPKSatu Tahun Aep–Maslani : Karawang Borong Penghargaan dan Tuntaskan Pembangunan Strategis

“Semangat bupati. Layani terus rakyat. Perbanyak layani rakyat, sedikitin layanin istri,” pungkasnya.

Disamping itu, berdasarkan data yang dihimpun Cikarang Ekspres dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 21 Februari 2026, postur APBD Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2026 mencatat:

Pendapatan Daerah: Rp7,280 triliun

PAD: Rp4,310 triliun, Pajak Daerah: Rp3,813 triliun, Retribusi Daerah: Rp473,37 miliar, Transfer Pemerintah Pusat (TKDD): Rp2,527 triliun, Pendapatan Lainnya: Rp442,97 miliar. Realisasi pendapatan hingga Februari baru mencapai Rp352,68 miliar atau 4,84 persen.

Sementara itu, total Belanja Daerah mencapai Rp7,703 triliun, dengan rincian: Belanja Pegawai: Rp3,563 triliun, Belanja Barang dan Jasa: Rp2,215 triliun, Belanja Modal: Rp849,73 miliar, Belanja Lainnya: Rp1,074 triliun.

Realisasi belanja hingga Februari baru Rp108,43 miliar atau 1,41 persen. Belanja pegawai masih menjadi komponen terbesar dalam struktur APBD 2026. (Iky)

0 Komentar