Berbagai infrastruktur strategis telah dibangun, mulai dari 17 jembatan, konstruksi u-ditch, pembangunan turap sepanjang 47,65 meter, hingga rekonstruksi dan pelebaran jalan menuju standar nasional. Revitalisasi Pasar Cibuaya juga dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sejumlah proyek monumental turut diresmikan pada akhir 2025, di antaranya Sport Park Panatayudha atau Stadion Singaperbangsa, Underpass Gorowong, Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikampek, serta sejumlah kantor kecamatan dan fasilitas pendidikan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan wilayah sekaligus ruang publik yang representatif bagi masyarakat.
Di sektor perumahan, sebanyak 2.870 rumah tidak layak huni berhasil direnovasi menjadi rumah layak huni. Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menekan angka kemiskinan ekstrem.
Baca Juga:Waspada Mudik 2026! Banyak Jalan Berlubang di Kabupaten Bekasi Ancam Keselamatan PemudikGara-Gara Perbedaan Pendapat, PT Indonesia Epson Industry Tepis Isu Karyawan Mogok Kerja
Sektor pendidikan pun menjadi perhatian serius. Sebanyak 308 sekolah direhabilitasi dan dibangun untuk menciptakan sarana belajar yang lebih nyaman dan representatif. Program beasiswa Kacer juga diperluas guna membantu siswa berprestasi dan kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Terkait pemerataan rehabilitasi sekolah, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan program berbasis daerah pemilihan (dapil). Ia menyebutkan, anggaran hingga 30 persen dialokasikan secara khusus untuk mendukung percepatan rehabilitasi sekolah di berbagai wilayah.
“Saya bersama Pak Wakil Bupati sudah memiliki program per dapil. Saat ini memang prioritas di dapil 2, tetapi bukan berarti dapil lain tidak diperhatikan. Bahkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kami mengalokasikan sekitar Rp20 hingga Rp25 miliar untuk dapil 1, 4, 5, dan 6. Untuk dapil 3 sendiri, sebagian besar sudah terealisasi sebelumnya,” jelasnya, saat pembukaan Bazaar Ramadhan 1447 H, di Lapangan Karang Pawitan, Jumat (21/2).
Di bidang kesehatan, pemerintah melakukan pemeliharaan terhadap 16 puskesmas dan enam pustu, serta pembangunan Gedung IGD RSUD Karawang dan peningkatan layanan RSUD Rengasdengklok. Karawang juga memperoleh penghargaan atas capaian Universal Health Coverage (UHC) sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat.
Bupati Aep menegaskan bahwa seluruh pembangunan yang dilakukan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. “Semua fasilitas yang dibangun ini untuk kepentingan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari pembangunan yang dilakukan,” ujarnya.
