KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Kepolisian Resor Metro Bekasi meningkatkan patroli sahur selama bulan Ramadan guna mencegah gangguan keamanan seperti balap liar, tawuran remaja, hingga deru knalpot brong yang memekakkan telinga kian meresahkan masyarakat.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, mengatakan patroli dilakukan secara mobile di titik-titik rawan, terutama jalur protokol dan perbatasan wilayah. Salah satu fokus pengawasan berada di Jalan KH Raden Ma’mun Nawawi yang menjadi akses penghubung Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor.
“Kami sudah perintahkan untuk melakukan patroli sahur sambil membangunkan sahur untuk membantu warga, sembari petugas kami mengantisipasi terjadinya aksi balap liar, tawuran, hingga aksi kriminalitas lainnya,” ujar Sumarni, Senin (23/2).
Baca Juga:ISMEI dan Kementerian Koperasi RI Bahas Kolaborasi Strategis Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah PutihDPRD Karawang Gelar RDP Inventarisasi Retribusi, Bahas Perubahan Raperda PDRD
Menurut Sumarni, penggunaan knalpot brong kerap menjadi pemicu berkumpulnya remaja pada malam hingga dini hari, yang berujung pada aksi balap liar.
“Ramadan seharusnya menjadi momentum ibadah. Kami tidak ingin masyarakat terganggu oleh kebisingan atau aktivitas yang membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Dalam patroli dini hari pada Minggu (22/2) silam, petugas menjaring lima kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi serta satu kendaraan dengan pelat nomor asing buatan sendiri. Pengendara langsung diminta mengganti knalpot di tempat dan knalpot brong tersebut dimusnahkan.
“Kami minta mereka menggantinya di tempat agar tidak digunakan kembali dan knalpot itu akan kita musnahkan. Karena banyak komplain yang kami terima dari masyarakat mengenai kebisingan pada saat malam hari,” imbuhnya.
Selain penindakan, polisi juga melakukan pendekatan persuasif dengan membangunkan warga untuk sahur sambil menyampaikan imbauan kamtibmas.
Polisi mengingatkan bahwa selain mengganggu ketertiban umum, balap liar berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Masyarakat pun diminta berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau ketika melihat atau mendengar aktivitas tersebut segera laporkan ke 110, petugas kami terdekat akan segera meresponnya,” tandasnya. (Iky)
