Terungkap! Rahasia di Balik Kelezatan Ayam Tepung yang Bikin Dunia Ketagihan, Sejarah Dari Dua Negara

Ayam Tepung
Ayam Tepung
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Ayam tepung atau fried chicken mungkin terlihat sederhana: ayam, tepung, dan minyak panas. Namun di balik kerenyahannya yang bikin nagih, tersimpan sejarah panjang, perpaduan budaya, hingga proses ilmiah yang membuatnya begitu sulit ditolak.

Jejak Sejarah: Lahir dari Perpaduan Dua Dunia

Cikal bakal ayam goreng tepung modern berawal dari pertemuan dua tradisi kuliner berbeda di Amerika Serikat bagian selatan. Orang-orang Skotlandia dikenal memiliki teknik menggoreng ayam tanpa banyak bumbu. Sementara itu, masyarakat Afrika yang dibawa sebagai budak memiliki keahlian meracik rempah-rempah kuat dan teknik membumbui daging secara mendalam.

Ketika dua tradisi ini bertemu, terciptalah ayam goreng yang tidak hanya renyah, tetapi juga kaya rasa. Kombinasi teknik goreng khas Skotlandia dan racikan bumbu Afrika melahirkan hidangan yang kemudian menjadi ikon kuliner Amerika.

Baca Juga:‎Demi Insfrastruktur Mulus, Pemkab Bekasi Ajukan Perubahan Anggaran Darurat‎Ganggu Ibadah! Balap Liar dan Tawuran Remaja Jadi Sorotan di Kabupaten Bekasi, Polisi Gencarkan Patroli Sahur

Awalnya, ayam goreng merupakan sajian istimewa. Pada masa itu, minyak goreng tergolong mahal sehingga tidak semua orang bisa menggoreng ayam dalam jumlah banyak. Hidangan ini biasanya hanya muncul saat perayaan atau acara penting keluarga.

Meledak Secara Global

Popularitas ayam goreng tepung melonjak ketika industri makanan cepat saji berkembang pesat. Salah satu merek yang berperan besar dalam menduniakan hidangan ini adalah KFC (Kentucky Fried Chicken). Ekspansi globalnya membuat ayam goreng tepung dikenal hingga ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia pada akhir 1980-an.

Di Indonesia, ayam tepung kemudian bertransformasi dengan sentuhan lokal. Muncul ayam kriuk dengan lapisan tepung ekstra renyah, hingga ayam geprek yang dipadukan sambal pedas menggigit. Adaptasi ini membuat ayam tepung semakin relevan dengan lidah masyarakat Nusantara.

Kenapa Ayam Tepung Terasa Sangat Enak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

1. Kombinasi Tekstur yang Sempurna

Otak manusia menyukai kontras tekstur. Lapisan luar yang garing berpadu dengan daging ayam yang lembut dan juicy menciptakan sensasi makan yang memuaskan. Setiap gigitan menghadirkan suara “kriuk” yang memperkuat pengalaman sensorik.

2. Reaksi Maillard yang Menggoda

Saat ayam digoreng pada suhu tinggi, terjadi proses kimia bernama reaksi Maillard. Reaksi ini menghasilkan warna cokelat keemasan serta aroma khas yang gurih dan menggugah selera. Inilah yang membuat ayam tepung beraroma sedap bahkan sebelum disentuh.

0 Komentar