Antusiasme Tinggi, Kuota Mudik Gratis Dishub Karawang Langsung Habis dalam Hitungan Jam

Program mudik gratis Pemkab Karawang langsung habis kuota dalam waktu singkat
Program mudik gratis Pemkab Karawang langsung habis kuota dalam waktu singkat.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Program mudik gratis yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang disambut antusias masyarakat. Baru dibuka pada Selasa (24/2/2026) pukul 08.00 WIB, seluruh kuota peserta langsung terpenuhi dalam waktu singkat.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Karawang, Yunus Kusriwanto, mengatakan tingginya minat masyarakat sudah terlihat sejak pagi hari. Bahkan, sejumlah calon pemudik telah datang lebih awal untuk mengantre.

“Pendaftaran dibuka pukul 08.00 WIB, tetapi karena antusiasme sangat tinggi, ada yang sudah datang sejak pukul 05.00 pagi dan menunggu di kantor kami sebelum pendaftaran dibuka,” ujar Yunus, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:Kalau Bukan Kita, Siapa yang Jaga Cikarang?‎Tugu Bambu Runcing di Cikarang Ditabrak, Sejarah Terluka: Warung Bongkok Bukan Sekadar Simbol Jalan

Ia menyebutkan, seluruh kuota mudik gratis tahun ini langsung habis pada hari pertama pendaftaran. Meski demikian, Dishub masih menampung calon peserta yang belum kebagian dalam daftar tunggu.

Menurut Yunus, mekanisme waiting list tetap dibuka karena biasanya ada peserta yang membatalkan keberangkatan saat proses daftar ulang.

“Tadi memang ada beberapa calon peserta yang harus pulang karena kuota sudah habis. Namun masih kami tampung dalam daftar tunggu. Biasanya saat daftar ulang ada peserta yang batal, sehingga peserta waiting list nanti akan langsung kami hubungi,” jelasnya.

Program mudik gratis tahun ini diikuti peserta dengan tujuan ke 13 kabupaten/kota. Di antaranya wilayah Jawa Barat seperti Cirebon, Kuningan, Garut, dan Tasikmalaya, serta sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Purwokerto, Solo, Yogyakarta hingga Surabaya.

Adapun persyaratan pendaftaran terbilang sederhana, yakni cukup melampirkan fotokopi KTP Karawang dan Kartu Keluarga.

Yunus menjelaskan, program mudik gratis bertujuan meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat dengan mengutamakan penggunaan kendaraan roda empat atau bus, sejalan dengan imbauan pemerintah pusat agar perjalanan jarak jauh tidak menggunakan sepeda motor.

Selain faktor keselamatan, penggunaan angkutan massal juga diharapkan mampu mengurangi volume kendaraan di jalan selama arus mudik serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Baca Juga:‎Tak Ada Ampun! Polres Metro Bekasi Amankan Terduga Pelaku Pungli Pasar Baru CikarangBTS Comeback Spektakuler! Kolaborasi Eksklusif dengan Netflix Bikin ARMY Heboh Dunia

“Yang paling utama adalah membantu masyarakat agar biaya perjalanan mudik menjadi lebih ringan,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang mendaftar, Nur Ajiyeni, warga Dusun Sukamulya, Kecamatan Telukjambe Timur, mengaku belum berhasil mendapatkan kuota meski sudah datang lebih awal.

0 Komentar