KBEOnline.id – Siapa yang nggak kenal Hideki Kamiya? Dia ikut membentuk wajah horor modern di Capcom, jadi wajar kalau dia nggak tinggal diam pas bocoran Resident Evil Requiem mulai bertebaran.
Lewat akun X-nya, Kamiya langsung meluapkan kekesalannya—nggak ada filter sama sekali. Buat dia, spoiler itu bukan sekadar “info lebih awal.” Itu kayak sabotase kecil buat pengalaman yang udah dipersiapkan bertahun-tahun. Dia bahkan masih ingat waktu dulu, materi pengembangan akhir Resident Evil 2 sempat bocor ke majalah mingguan. Luka lama, ternyata, masih membekas.
Ada dua pihak yang menurut Kamiya jadi korban utama dari bocoran kayak gini:
Baca Juga:Devil May Cry S2 Siap Kocok Ulang, Vergil Jadi BintangWhatsApp Bakal Punya Fitur Kirim Pesan Terjadwal
- Pertama, fans yang menunggu momen pertama main game dengan rasa penasaran yang utuh.
- Kedua, developer yang udah ngorbanin waktu dan tenaga demi menciptakan kejutan.
Dia bilang, spoiler itu ngerampas sensasi “first encounter” yang seharusnya cuma buat pemain. Dengan gaya tajamnya, Kamiya bahkan sampai mengutuk para penyebar spoiler supaya “nggak bisa main game lagi.” Emang keras sih, tapi kelihatan banget emosinya lahir dari cinta sama proses kreatif.
Sekarang, masalahnya makin ribet. Bukan cuma potongan cutscene atau ending yang bocor, bahkan proyek yang belum diumumin aja bisa keendus duluan dari celah distribusi dan rantai pasok. Internet jelas melaju lebih cepat daripada tim PR mana pun.
Untungnya, nggak perlu nunggu lama. Resident Evil Requiem bakal rilis tanggal 27 Februari buat:
- PlayStation 5
- Xbox Series
- Nintendo Switch 2
- PC
Jadi, sekarang pertanyaannya bukan “apakah spoiler bakal muncul”, tapi “bisa nggak kita disiplin buat menghindarinya?” Di dunia survival horror, ternyata musuh terbesar kita bukan cuma zombie atau monster mutan, tapi juga timeline media sosial. (*)
