KBEONLINE.ID – Menjelang waktu berbuka puasa, suasana sore di Karawang selalu terasa berbeda. Jalanan mulai ramai, pedagang takjil bermunculan, dan masyarakat memanfaatkan waktu luang untuk berkumpul bersama keluarga maupun sahabat. Dari ruang terbuka hijau di pusat kota hingga destinasi wisata alam dan religi, Karawang memiliki banyak pilihan tempat ngabuburit yang menarik untuk dikunjungi.
Berikut lima rekomendasi tempat ngabuburit terbaik yang bisa menjadi pilihan.
1. Alun-Alun Karawang
Alun-Alun Karawang menjadi salah satu ikon ruang publik yang paling ramai saat Ramadan. Setelah direvitalisasi pada 2023, kawasan ini tampil lebih modern, tertata rapi, dan nyaman untuk semua kalangan. Area seluas kurang lebih 4.500 meter persegi ini dilengkapi taman hijau, jalur pedestrian, playground untuk anak-anak, hingga air mancur yang mempercantik suasana sore hari.
Menjelang Magrib, area ini dipadati pedagang makanan dan minuman yang menjajakan aneka takjil. Mulai dari kolak, es buah, gorengan, hingga makanan berat tersedia dengan harga terjangkau. Keunggulan lainnya, lokasi alun-alun terintegrasi langsung dengan Masjid Agung Syekh Quro. Setelah menikmati suasana senja dan membeli takjil, pengunjung dapat langsung menunaikan salat Magrib berjamaah tanpa perlu berpindah tempat.
Baca Juga:1.598 Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang Jalani KKN di 100 Desa Tiga KabupatenPP Daerah Otonomi Baru Molor 11 Tahun, Forkoda PPDOB Jabar Kirim Surat Protes ke Presiden Prabowo
2. Lapangan Karangpawitan
Lapangan Karangpawitan di Karawang Barat juga menjadi destinasi favorit warga untuk menghabiskan waktu sore. Tempat ini cocok bagi yang ingin ngabuburit sambil berolahraga ringan seperti jogging, bersepeda, atau sekadar berjalan santai mengelilingi lapangan.
Di sepanjang Jalan Sukabumi dan Jalan Banten, deretan pedagang kuliner berjejer menawarkan berbagai menu berbuka puasa. Pemerintah daerah bahkan menyediakan sekitar 100 tenant bagi pedagang makanan dan pakaian, sehingga pengunjung memiliki banyak pilihan. Lokasinya yang strategis dan berada di pusat kota membuat Lapangan Karangpawitan mudah dijangkau dari berbagai arah.
3. Situ Cipule
Bagi masyarakat yang ingin suasana lebih tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota, Situ Cipule bisa menjadi alternatif. Danau yang terletak di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, sekitar 20 kilometer dari pusat kota ini menawarkan panorama air yang luas dengan latar pepohonan rindang.
Situ Cipule memiliki nilai sejarah karena pernah menjadi lokasi lomba dayung pada ajang SEA Games 2011 dan hingga kini kerap digunakan sebagai tempat latihan atlet dayung. Sore hari di tepi danau menghadirkan pemandangan matahari terbenam yang menenangkan, cocok untuk refleksi diri sambil menunggu waktu berbuka.
