Viralnya Karikatur AI, Pakar Ingatkan Bahaya Privasi

Viralnya Karikatur AI, Pakar Ingatkan Bahaya Privasi
Viralnya Karikatur AI, Pakar Ingatkan Bahaya Privasi
0 Komentar

KBEOnline.id – Lagi ramai banget tren karikatur AI di media sosial. Timeline penuh sama foto-foto yang diubah jadi ilustrasi warna-warni, gaya kartun, sampai mirip karakter animasi. Sekilas memang seru dan kelihatan nggak berbahaya. Tapi, di balik tampilan yang catchy itu, para ahli keamanan siber justru was-was soal ancaman privasi dan keamanan data.

Mengutip laporan Euronews, banyak pakar bilang tren ini rawan dimanfaatkan penjahat buat ngumpulin data biometrik dalam skala besar. Saat orang upload selfie resolusi tinggi—apalagi yang jelas banget detail wajahnya, lingkungan sekitar, bahkan atribut kerja—tanpa sadar mereka lagi ngasih identitas super lengkap.

Bob Long dari Daon langsung curiga kalau tren semacam ini dimanfaatkan buat mapping target secara rapi dan sistematis. Soalnya sekarang wajah jadi kunci verifikasi digital, baik di bank, fintech, maupun layanan publik. Makin detail foto yang diunggah, makin gampang juga sistem ngolah data biometrik.

Baca Juga:Rumor: Galaxy S26 Ultra Tetap di 5000mAhBundle Nyeleneh Resident Evil Requiem Langsung Ludes

Ada lagi risiko dari cara AI memproses gambar. Waktu foto diunggah untuk dijadikan karikatur, teknologi di baliknya bisa menganalisis ekspresi, struktur wajah, pencahayaan, bahkan lokasi dari background. Data ini sering disimpan untuk sementara, lalu dipakai buat ngelatih model AI. Kalau sampai layanan bocor, foto-foto itu bisa tersebar tanpa kendali.

Charlotte Wilson dari Check Point juga kasih warning. Foto selfie kualitas tinggi gampang banget disalahgunakan buat bikin akun palsu atau deepfake yang susah dibedain sama aslinya. Penipuan yang tadinya random bisa berubah jadi impersonasi super meyakinkan—bisa nyasar ke keluarga, teman kerja, bahkan relasi bisnis.

Fenomena karikatur AI yang viral ini nunjukin banget kalau tren digital, keamanan siber, dan perlindungan data pribadi itu saling nyambung erat. Foto-foto keren memang gampang viral dan masuk algoritma, tapi pengguna tetap harus sadar kemungkinan jejak digital yang ditinggalkan.

Buat yang tetap mau ikut tren, ada beberapa langkah simpel supaya tetap aman:

  • Crop foto rapat-rapat, jangan sampai kelihatan lokasi, papan nama, atau atribut kantor
  • Jangan upload foto yang sama kayak buat verifikasi bank atau dompet digital
  • Turunin resolusi foto sebelum diunggah
  • Selalu cek kebijakan privasi platform AI yang dipakai
0 Komentar