Warga Resah Perang Sarung Antar Remaja Rusak Ruko di Tambun Selatan

Ilustrasi Perang Sarung
Ilustrasi Perang Sarung di Kabupaten Bekasi resahkan warga
0 Komentar

‎Ia menambahkan, keterlibatan Kelompok Sadar Kamtibmas (Kopdar), Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), hingga aparat desa sangat penting untuk menciptakan sistem deteksi dini di setiap lingkungan.

‎“Kami meminta bantuan partisipasi Kopdar Kamtibmas, FKPM, hingga pihak desa untuk sama-sama menjaga lingkungannya masing-masing agar tidak ada warganya yang ikut-ikutan tawuran, perang sarung, dan lain-lain,” tambahnya.

‎Lebih lanjut, Sumarni juga berharap peran keluarga menjadi benteng utama pencegahan. Pengawasan orang tua dinilai krusial agar remaja tidak terjerumus dalam aksi anarkis di jalanan.

Baca Juga:Sering Makan Nasi? Ini Kesalahan yang Bisa Berdampak Buruk bagi KesehatanPastikan Stabilitas Ramadan dan Idul Fitri 2026, Bulog Karawang Gandeng Polres Gelar Pangan Murah

‎“Terutama para orang tua, saya minta untuk melakukan pengawasan yang tepat untuk anak-anak remajanya. Jangan bolehkan mereka keluar malam di atas jam 21.00 WIB. Kalau untuk ibadah ya silakan, tapi dipantau agar mereka kembali ke rumah pada waktunya,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar