Kolaborasi Kampus dan Relawan Percepat Digitalisasi Desa di Karawang

Mahasiswa Fasilkom Unsika membantu percepatan desa digital
Mahasiswa Fasilkom Unsika membantu percepatan desa digital.
0 Komentar

“Kampus tidak boleh terisolasi dari masyarakat. Lewat program ini, mahasiswa belajar langsung dari desa sekaligus membantu membangun tata kelola berbasis data dan teknologi. Ini bentuk implementasi kebijakan Kemendikti Saintek agar perguruan tinggi benar-benar memberi solusi nyata,” Ujarnya

Kepala Disarpus Karawang, Wahidin, menilai digitalisasi perpustakaan desa sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pengetahuan masyarakat.

“Budaya literasi harus tumbuh dari desa. Dengan perpustakaan digital, masyarakat akan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.”

Baca Juga:Rekomendasi Liburan Lebaran Bernuansa Alam : Leuwi Baeud Loji Jadi Pilihan Favorit Keluarga‎Pemkab Karawang Kucurkan Insentif untuk 19 Ribu Lebih Guru Ngaji, Guru Madrasah, Marebot dan Amil ‎

Sementara itu, Kepala Bidang PPKD DPMD Karawang, Iyus Ruswanti, menegaskan bahwa digitalisasi desa tidak berhenti pada pembuatan laman web semata.

“Esensi digitalisasi adalah memastikan pengelolaan data, pelayanan publik, dan transparansi berjalan lebih efektif melalui sistem informasi.”

Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Karawang, Arif Setiawan, menyebut keterlibatan mahasiswa membantu mempercepat pemetaan kesiapan digital desa.

“Program ini memperkuat ekosistem satu data desa yang terintegrasi dan mendukung percepatan transformasi digital daerah.”

Senada dengan itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparpora Karawang, Adithya, melihat digitalisasi sebagai peluang memperluas promosi potensi desa.

“Banyak potensi wisata dan ekonomi kreatif desa yang belum tergarap optimal. Melalui penguatan konten digital dan profil desa, promosi dapat dilakukan lebih profesional dan menjangkau pasar lebih luas.”

Program Magang Berdampak berlangsung selama empat bulan, Februari hingga Juni 2026, dengan konversi hingga 20 SKS melalui skema magang mandiri berbasis capaian pembelajaran.

Baca Juga:Bazar Perikanan di Cikarang Pusat Bantu UMKM Naik KelasInovasi Tangan Protesis Fungsional untuk Pemulihan Pasien Kecelakaan Kerja di Primaya Hospital Karawang

Model kolaborasi ini diharapkan menjadi rujukan praktik baik secara nasional dalam mendorong transformasi digital desa. Sinergi antara kampus, relawan TIK, dan pemerintah daerah diyakini mampu menjadikan digitalisasi sebagai gerakan nyata yang tumbuh dari desa untuk kemajuan Indonesia.(Aufa)

0 Komentar