NVIDIA Akhirnya Buka Suara: Stok GPU Bakal Makin Seret, Gamer Harus Siap-Siap

NVIDIA Akhirnya Buka Suara: Stok GPU Bakal Makin Seret, Gamer Harus Siap-Siap
NVIDIA Akhirnya Buka Suara: Stok GPU Bakal Makin Seret, Gamer Harus Siap-Siap
0 Komentar

KBEOnline.id – Akhirnya, NVIDIA angkat bicara soal isu yang selama ini cuma jadi bisik-bisik di forum dan kolom komentar toko online. Mereka bilang, stok GPU bakal menipis dalam waktu dekat. Ini keluar langsung dari laporan keuangan terbaru mereka. Buat para gamer yang suka mantengin marketplace, siap-siap jantung berdebar lagi.

Pasokan GPU Mulai Tertekan Tahun 2026

CFO NVIDIA, Colette Kress, terang-terangan bilang kalau suplai GPU bakal jadi masalah utama buat divisi gaming di paruh pertama tahun fiskal, bahkan mungkin lebih lama lagi. Tahun fiskal NVIDIA sendiri dimulai dari 26 Januari dan berlanjut sampai 26 April 2026 untuk kuartal pertamanya.

Permintaan GPU gaming memang masih tinggi, dan katanya stok di distributor juga lumayan stabil. Tapi mulai kuartal ini, produksi diproyeksikan turun. Imbasnya? Kartu grafis GeForce RTX makin langka. Siap-siap, pasar bakal makin panas.

Baca Juga:GATE Kembali! Season 2 Tayang 2027Anker x Black Myth: Wukong, Power Bank Edisi Spesial Siap Bikin Ngiler

Keuangan Meroket, Tapi Gaming Kena Imbas

Yang bikin geleng-geleng, di tengah isu kelangkaan ini, NVIDIA malah mencatat pendapatan fantastis. Kuartal keempat, dari 27 Oktober 2025 sampai 25 Januari 2026, pendapatan mereka tembus 68,1 miliar dolar AS—naik 73 persen dari tahun lalu. Laba bersihnya juga naik gila-gilaan, 42,96 miliar dolar AS, alias naik 94 persen.

Divisi gaming sendiri nyumbang 3,7 miliar dolar AS, tumbuh 47 persen karena permintaan arsitektur Blackwell dan GeForce RTX terbaru. Bisnis kelihatan mulus, tapi tetap saja suplai jadi masalah yang nggak bisa diabaikan.

AI: Fokus Utama NVIDIA Sekarang

Waktu investor call, semua mata tertuju ke AI dan data center. Permintaan hardware AI yang meledak bikin NVIDIA harus atur strategi produksi. GPU buat komputasi AI nilainya tinggi dan permintaannya luar biasa, jadi nggak aneh kalau porsi produksi lebih banyak ke sana.

NVIDIA juga klaim sudah mengamankan kapasitas pabrik buat beberapa kuartal ke depan. Tapi tetap saja, teknologi mereka yang canggih masih harus berhadapan dengan tekanan suplai global.

TSMC dan Kontrak Jumbo

NVIDIA nggak bisa kerja sendiri—mereka sangat bergantung sama TSMC sebagai produsen chip, plus pemasok memori lainnya.

Analis kayak Michael Burry sampai menyoroti lonjakan kewajiban pembelian NVIDIA, dari 16,1 miliar dolar AS jadi 95,2 miliar dolar AS dalam setahun. Artinya, mereka ngunci kontrak besar-besaran supaya nggak kehabisan kapasitas produksi di tengah perang rebutan wafer dan komponen.

0 Komentar