KBEONLINE.ID – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memilih irit bicara dalam konferensi pers usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada laga BRI Super League, Senin (2/3/2025).
Pelatih asal Kroasia tersebut hadir tanpa didampingi staf pelatih Yaya Sunarya dan Putros. Dalam sesi konferensi pers, Bojan tampak sangat berhati-hati dalam memberikan pernyataan, terutama terkait kepemimpinan wasit Eko Saputra yang menuai sorotan sepanjang pertandingan.
“Saya selalu respect kepada media. Saya menghormati pekerjaan kalian,” ujar Bojan singkat.
Baca Juga:Persija dan Borneo FC Siap Pangkas Jarak dari Persib Usai Imbang, Persaingan Papan Atas BRI Liga 1 Makin PanasGol Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Persib Bandung di Kandang Persebaya
Pilih Bungkam Soal Wasit
Bojan mengaku sengaja tidak banyak berbicara karena khawatir komentarnya mengenai wasit justru berujung sanksi bagi dirinya.
“Saya tidak bisa berbicara tentang wasit hari ini. Jadi karena itu, tidak ada lagi yang bisa saya katakan tentang pertandingan. Saya tidak akan mengeluarkan pernyataan karena saya bisa dihukum,” tegasnya.
Pelatih yang sukses membawa Persib meraih gelar juara secara beruntun itu kemudian langsung meninggalkan ruang konferensi pers setelah memberikan pernyataan singkat.
Sejumlah Keputusan Jadi Sorotan
Kepemimpinan wasit Eko Saputra menjadi perhatian dalam pertandingan tersebut. Beberapa keputusan dinilai kontroversial, terutama terkait penggunaan Video Assistant Referee (VAR).
Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-43 ketika wasit memberikan penalti kepada Persebaya Surabaya setelah menerima panggilan dari ruang VAR. Awalnya pertandingan sempat dilanjutkan, namun kemudian dihentikan untuk peninjauan ulang.
Setelah melihat monitor VAR, wasit memutuskan memberikan penalti kepada Persebaya usai menilai terjadi pelanggaran Federico Barba terhadap Bruno Moreira di kotak penalti. Keputusan tersebut disebut hanya berdasarkan satu sudut kamera tayangan ulang.
Bruno Moreira yang maju sebagai eksekutor berhasil mencetak gol dan membawa Persebaya unggul 1-0.
Baca Juga:Influencer Cikarang Diduga Tipu Pedagang, Korban Bayar Rp1 Juta Malah DiblokirTarget Pengumpulan Zakat Baznas Karawang Capai 3 Miliar Rupiah, Fokus Pada Penjemputan Zakat di Bank dan Posko
Kontroversi kembali terjadi saat Persib mencetak gol balasan melalui Kakang Rudianto. Gol tersebut awalnya disahkan, namun kemudian dianulir setelah pengecekan VAR yang menilai terjadi handsball oleh Ramon Tanque dalam proses serangan.
Tayangan ulang kembali disebut hanya menggunakan satu sudut kamera, sehingga keputusan tersebut memicu protes dari pemain dan staf Persib Bandung.Ketegangan bahkan sempat terjadi di area bench ketika pelatih dan pemain Persib mempertanyakan keputusan wasit sebelum pertandingan kembali dilanjutkan.
