KBEONLINE.ID KARAWANG — Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan 2026, pencarian soal kapan malam Lailatul Qadar mulai ramai dibicarakan.
Wajar saja, karena malam istimewa ini diyakini memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan dan menjadi momen paling dinanti umat Islam di seluruh dunia.
Dikutip dari laman Kementerian Agama Rabu, (4/3/2026), para ulama memiliki beragam pendapat terkait waktu terjadinya Lailatul Qadar.
Baca Juga:Perjalanan Panjang Saat Mudik Lebaran 2026? Ini Cara Biar Pengendara Motor Tetap FitMarco Rubio Buka-bukaan Soal Serangan Pendahuluan Amerika Serikat ke Iran, Klaim Demi Selamatkan Nyawa Tentara
Meski demikian, mayoritas sepakat bahwa malam tersebut hadir pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, khususnya di malam-malam ganjil.
Artinya, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah mulai malam ke-21 hingga akhir Ramadhan, tanpa terpaku pada satu tanggal tertentu.
Perbedaan Awal Ramadhan, Ini Dampaknya ke Prediksi Lailatul Qadar
Pada Ramadhan 1447 Hijriah, terdapat perbedaan penetapan awal puasa.
Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara pemerintah melalui sidang isbat menetapkan Kamis, 19 Februari 2026 sebagai awal puasa.
Perbedaan ini membuat prediksi malam-malam ganjil Lailatul Qadar sedikit bergeser. Berikut perkiraan yang bisa dijadikan panduan:
Prakiraan Malam-malam Ganjil Ramadhan 2026
Malam ke-21 Ramadhan
Versi Muhammadiyah: malam 9 Maret 2026
Versi Pemerintah: malam 10 Maret 2026
Malam ke-23 Ramadhan
Muhammadiyah: malam 11 Maret 2026
Pemerintah: malam 12 Maret 2026
Malam ke-25 Ramadhan
Muhammadiyah: malam 13 Maret 2026
Pemerintah: malam 14 Maret 2026
Malam ke-27 Ramadhan
Muhammadiyah: malam 15 Maret 2026
Pemerintah: malam 16 Maret 2026
Malam ke-29 Ramadhan
Muhammadiyah: malam 17 Maret 2026
Pemerintah: malam 18 Maret 2026
Jangan Hanya Fokus Malam Ganjil
Meski malam-malam ganjil kerap disebut sebagai waktu paling kuat hadirnya Lailatul Qadar, para ulama juga mengingatkan agar umat Islam tidak membatasi ibadah hanya di satu malam tertentu.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan secara keseluruhan merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, hingga beri’tikaf di masjid.
