Banyak Kebiasaan Lebaran yang Diam-Diam Bikin Dompet Jebol! Saatnya Ubah Pola Belanja Keluarga

Baju Lebaran Seragaman
Baju Lebaran Seragaman
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut momen kemenangan. Mulai dari membeli pakaian baru, menyiapkan hidangan khas Lebaran, hingga mempercantik rumah agar terlihat lebih meriah saat sanak saudara datang bersilaturahmi.

Mulai dari baju seragaman hingga hampers mahal, kebiasaan ini sering dilakukan tanpa sadar dan membuat pengeluaran membengkak saat Idul Fitri.

Namun di balik berbagai persiapan tersebut, tidak sedikit kebiasaan yang sebenarnya bisa membuat pengeluaran keluarga membengkak. Tanpa disadari, dorongan gengsi, tren, hingga keinginan tampil sempurna sering membuat pengeluaran Lebaran melampaui rencana anggaran.

Baca Juga:Bupati Karawang Tegaskan Perusahaan Wajib Bayarkan THR Tepat Waktu‎Bazar UMKM Dekranasda Karawang Dibuka! 50 Tenan Siap Pamerkan Produk Lokal

Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya mulai dikendalikan agar keuangan keluarga tetap sehat setelah Lebaran.

Baju Lebaran Seragaman

Banyak keluarga memiliki tradisi membeli baju baru yang seragam untuk seluruh anggota keluarga setiap Lebaran. Tidak jarang satu keluarga membeli beberapa set pakaian sekaligus demi tampil kompak saat bersilaturahmi atau berfoto bersama.

Padahal, jika pakaian tahun sebelumnya masih dalam kondisi baik dan layak dipakai, tidak ada salahnya digunakan kembali. Mengurangi kebiasaan membeli pakaian baru setiap tahun dapat membantu menghemat pengeluaran keluarga yang nilainya bisa mencapai jutaan rupiah.

Terlalu Banyak Kue Kering

Meja tamu saat Lebaran sering dipenuhi berbagai jenis kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju hingga lidah kucing. Sebagian orang merasa perlu menyediakan banyak pilihan kue agar terlihat lengkap saat menyambut tamu yang datang berkunjung.

Namun kenyataannya, tidak semua kue tersebut habis dimakan. Banyak kue yang akhirnya melempem atau bahkan kedaluwarsa karena terlalu lama disimpan. Menyediakan beberapa jenis kue favorit sebenarnya sudah cukup untuk menjamu tamu tanpa harus berlebihan.

Memasak Makanan Terlalu Banyak

Hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, ketupat, dan sambal goreng ati hampir selalu tersedia di setiap rumah. Karena khawatir kekurangan makanan saat tamu datang, banyak orang akhirnya memasak dalam jumlah sangat besar.

Akibatnya, makanan tersebut hanya dipanaskan berulang kali selama beberapa hari hingga rasanya berubah atau akhirnya tidak habis dimakan. Memasak secukupnya justru lebih efisien, sekaligus menjaga kualitas dan cita rasa makanan tetap terjaga.

0 Komentar