Hidden Gem di Purwakarta! Desa Wisata Tajur Katineung dengan View Gunung Burangrang yang Bikin Betah

Desa Wisata Tajur Katineung
Desa Wisata Tajur Katineung
0 Komentar

KBEONLINE.ID PURWAKARTA – Bagi Anda yang ingin mencari suasana tenang jauh dari hiruk pikuk kota, Desa Wisata Tajur Katineung di Purwakarta bisa menjadi pilihan menarik untuk berlibur. Terletak di kaki Gunung Burangrang, tempat ini menawarkan pengalaman menginap dengan nuansa pedesaan yang asri, lengkap dengan pemandangan sawah dan udara pegunungan yang sejuk.

Destinasi ini mulai dikenal sebagai salah satu “hidden gem” wisata alam di Purwakarta karena menghadirkan konsep penginapan tradisional yang menyatu dengan alam. Para pengunjung dapat menikmati suasana khas pedesaan Sunda dengan arsitektur rumah panggung yang terbuat dari kayu dan bambu.

Akses Lokasi dan Suasana Alam

Desa Wisata Tajur Katineung dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dari Jakarta saat kondisi lalu lintas lancar. Jika anda dari Cikarang Bekasi anda bisa menempuh perjalanan 1 jama. Jika dari Karawang anda hanya butuh waktu 30 menit. Sebagian besar jalan menuju lokasi sudah beraspal mulus. Namun, sekitar dua kilometer terakhir pengunjung harus melewati jalan yang lebih sempit dengan tanjakan cukup curam.

Baca Juga:Sate Maranggi sampai Parang Gombong! Ini Rekomendasi Libur Lebaran 2 Hari 1 Malam di Purwakarta ‎Banyak Kebiasaan Lebaran yang Diam-Diam Bikin Dompet Jebol! Saatnya Ubah Pola Belanja Keluarga

Berada di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut, kawasan ini memiliki suhu udara yang sejuk dengan rata-rata sekitar 25 derajat Celsius pada siang hari. Saat malam tiba, suhu bahkan bisa turun hingga 14–16 derajat Celsius sehingga memberikan sensasi udara pegunungan yang segar.

Penginapan Bernuansa Rumah Tradisional

Penginapan di desa wisata ini menggunakan konsep saung atau vila dengan desain rumah panggung tradisional Sunda. Material yang digunakan didominasi kayu, bambu, dan atap ijuk sehingga menghadirkan suasana alami yang hangat dan nyaman.

Setiap vila dilengkapi berbagai fasilitas seperti tempat tidur ukuran queen, kamar mandi dalam yang luas, televisi pintar, pemanas air, serta perlengkapan mandi. Selain itu tersedia kopi, gula, hingga senter untuk menunjang kenyamanan tamu selama menginap.

Menariknya, di bagian belakang vila juga terdapat dapur tradisional dengan tungku kayu. Pengunjung yang ingin merasakan pengalaman memasak ala pedesaan dapat memanfaatkan fasilitas ini, lengkap dengan kayu bakar yang disediakan oleh pengelola.

0 Komentar