KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan pentingnya peran operator desa dan partisipasi aktif masyarakat dalam penyempurnaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan data yang akurat dan mutakhir, penyaluran bantuan sosial (bansos) diyakini akan semakin tepat sasaran.
Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Ipul saat menyosialisasikan DTSEN di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (4/3/2026). Sosialisasi diikuti para camat, kepala desa, serta relawan sosial se-Kabupaten Bekasi.
”Hari ini kami koordinasi dalam rangka pemutakhiran DTSEN untuk supaya program-program kita, bansos yang disalurkan itu nanti bisa secara bertahap meningkatkan sumber daya manusia kita, khususnya di bidang ekonomi. Jadi data yang baik akan memandu program-program kita tepat sasaran,” kata dia.
Baca Juga:Padahal Dekat Kantor Pemda! Tumpukan Sampah Liar di Sukamahi Dikeluhkan WargaPC PMII Karawang Kecam Tindakan Aparat yang Menghilangkan Nyawa di Bulan Suci Ramadan
Gus Ipul mengatakan bahwa data bersifat dinamis sehingga membutuhkan kerja cepat, sistematis, dan berbasis teknologi. Peran operator desa dinilai sangat menentukan karena menjadi pihak yang melakukan input data di lapangan, bersama dinas sosial setempat.
“Masih ada kekurangan dan beberapa error, tetapi data kita semakin hari, bulan dan tahun semakin solid. Error-nya terus menurun. Apalagi kalau masyarakat makin sadar dan ikut terlibat aktif, saya yakin data kita semakin akurat. Data yang akurat akan menghadirkan keadilan, tidak ada lagi yang tersisih,” katanya.
Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, DTSEN menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial dan program pemerintah pusat maupun daerah. Karena itu, pembaruan data harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.
Gus Ipul mengatakan, Presiden menginstruksikan pemerintah pusat maupun daerah untuk berkoordinasi membantu pemutakhiran data yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
”Nah saya berharap dengan adanya data yang semakin akurat, data yang semakin real time, itu bisa membantu bantuan-bantuan tidak hanya tepat sasaran, tapi lebih dari itu juga memberdayakan,” kata dia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, pemutakhiran data sangat penting untuk menunjang penyaluran bantuan. Salah satunya, cakupan kesehatan masyarakat yang terlindungi BPJS.
