‎Pedasnya Bikin Kaget! Harga Cabai Rawit di Bekasi Tembus Rp100 Ribu per Kg

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kapolres dan Dandim meninjau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.
0 Komentar

‎Tambah Pasokan

‎Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti mengatakan, ada beberapa faktor penyebab kian tingginya harga cabai rawit. Di antara faktor tersebut yakni permintaan pasar yang tinggi, sedangkan Kabupaten Bekasi tidak memiliki produsen cabai.

‎“Sebenarnya barangnya, pasokannya tersedia, aman. Tapi karena permintaan sedang tinggi jadi harga tinggi, sedangkan di Bekasi tidak ada produsennya. Sehingga memang perlu tambahan pasokan agar kenaikan tidak signifikan,” kata Helmi.

‎Sejauh ini, kata dia, pasokan cabai rawit Bekasi berasal dari Garut. Namun karena permintaan di Garut pun tinggi sehingga tambahan pasokan tidak dimungkinkan.

Baca Juga:‎Ini Catatan BPK untuk Pemkab Bekasi: Tindak Lanjut Temuan Baru 75,59 Persen‎Perang Timur Tengah Berdampak ke Indonesia, Imigrasi Siapkan Izin Tinggal Darurat untuk WNA Overstay

“Ditambah di Garut juga mereka ada kekurangan juga karena masalah cuaca ekstrem, jadi ada beberapa petani yang gagal panen. Mungkin kita mencari alternatif untuk ke wilayah Sumatera. Jadi kami koordinasi dengan agen yang ada di pasar induk untuk memperbanyak stok supaya nanti di harga bisa turun,” ucap dia.

‎Sementara itu, daging yang semula juga meningkat mulai turun meski belum ke harga awal sebelum ramadan. Daging sapi kini dibanderol Rp 140.000-145.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat menembus Rp 150.000.

‎Lalu disinggung dampak perang Iran-Israel terhadap harga kebutuhan pokok, Helmi menyebut belum berpengaruh. Karena pasokan barang masih berasal dari dalam negeri.

‎“Kita berharap enggak. Biasanya kan itu barang-barang yang dari luar, yang kami khawatirkan itu seperti bawang putih, kedelai, itu kami khawatir. Tapi tadi kami tanya, masih seperti yang kemarin, belum ada kenaikan. Ketersediaan barang pun masih mencukupi,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar