Beberapa U-turn ilegal yang dianggap membahayakan, seperti di ruas Jalan RE Martadinata, juga telah ditutup setelah adanya aduan masyarakat.
“U-turn yang kira-kira menghambat arus lalu lintas saat mudik nanti juga akan ditutup,” katanya.
Saat ini proses perbaikan jalan masih berlangsung di sejumlah titik. Agus berharap seluruh pekerjaan dapat dipercepat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat ketika arus mudik mulai meningkat.
Baca Juga:Rekomendasi Liburan Keluarga Lebaran Paket Lengkap: Kunjungi Joglo Arunika KuninganMudik Lebaran 2026 di Karawang Dijaga Ketat! 785 Personel dan 17 Pospam Disiagakan
“Kalau bisa tanggal 13 itu sudah tidak ada lagi pekerjaan yang menghambat mobilitas masyarakat,” pungkasnya.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah meminta dinas terkait segera merapikan kesiapan sarana dan prasarana jelang arus mudik.
Bahkan ia mengaku sudah langsung menghubungi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) agar penanganan bisa dipercepat.
“Tadi saya sudah tanya ke dinas terkait. Kita juga sudah ada pergeseran anggaran untuk jalan-jalan yang memang berlubang supaya segera dirapihkan. Saya juga sudah telepon Bina Marga agar cepat ditangani,” ujar Asep.
Menurutnya, perbaikan ditargetkan bisa segera dimulai dalam waktu dekat agar kondisi jalan lebih siap menghadapi lonjakan kendaraan saat mudik.
“Ya sebelum Lebaran pastinya. Mungkin besok sudah mulai dikerjakan,” katanya.
Ia mengakui jumlah titik jalan berlubang cukup banyak, terutama pada ruas jalan nasional. Karena itu, pemerintah daerah juga telah mengajukan perbaikan jalan nasional sepanjang sekitar 33 kilometer hingga perbatasan Bojong di Kedungwaringin kepada pemerintah pusat.
Baca Juga:Rekomendasi Liburan Lebaran di Kuningan Jawa Barat: 10 Destinasi Wisata Alam yang Wajib DikunjungiPastikan Armada Aman Saat Mudik, Dishub Karawang Periksa Bus di PO Agra Mas
“Banyak titiknya, terutama di jalan nasional. Kemarin saya juga bertemu dengan Gubernur dan mengajukan perbaikan sekitar 33 kilometer sampai perbatasan Bojong. Untuk di Kabupaten Bekasi, semua yang ada bolongan harus kita tambal dan perbaiki,” ucapnya.
Untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan, Pemkab Bekasi menyiapkan anggaran sekitar Rp140 miliar. Namun khusus penanganan sementara menjelang mudik, anggaran yang digeser berkisar Rp1 hingga Rp2 miliar.
“Untuk sementara kita tambal dulu. Karena sifatnya darurat menjelang mudik. Nanti perbaikan permanennya ada di APBD murni,” imbuhnya.
