KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Ratusan bobotoh merayakan hari ulang tahun ke-93 dengan menggelar konvoi dan menyalakan petasan di ruas Jalan Raya Teungku Umar, Desa Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (15/3) malam.
Perayaan yang digelar tepat di bawah kolong Tol Cibitung-Cilincing itu sempat memblokir sebagian ruas jalur Pantura yang merupakan salah satu lintasan utama bagi para pemudik menuju wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
Dalam perayaan tersebut, para pendukung tim berjuluk Maung Bandung menyalakan petasan dan kembang api di tengah jalan. Asap tebal dari petasan bahkan sempat menyelimuti jalan hingga mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas.
Baca Juga:Pesta Gol di Bandung! Persib Hajar Persik 3-0, Maung Bandung Makin Kokoh di Puncak KlasemenBerbagi di Bulan Ramadan, Karang Taruna Cikarang Selatan Sebar Ratusan TakjilÂ
Kondisi itu membuat arus kendaraan di jalur Pantura tersendat. Sejumlah pemudik terlihat memperlambat laju kendaraan karena jalan dipenuhi massa serta kendaraan yang ikut konvoi.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi kemudian melakukan pengaturan lalu lintas dengan mengalihkan sebagian kendaraan pemudik dari jalur Pantura menuju jalur alternatif Kalimalang guna mengantisipasi kemacetan lebih parah dan potensi kecelakaan.
Salah satu anggota komunitas Viking Bekasi Raya, Ikbal, mengatakan perayaan ulang tahun Persib sengaja digelar di kawasan tersebut karena Cikarang Barat merupakan salah satu basis besar pendukung Persib di Kabupaten Bekasi.
“Dari kami semoga Persib kembali juara setelah hattrick. Viking semakin solid khususnya di Kabupaten Bekasi. Kami menggelar HUT di sini karena ini basis Viking Bekasi Raya,” kata Ikbal kepada Cikarang Ekspres.
Selain di lokasi tersebut, konvoi kendaraan bobotoh juga terpantau di sejumlah titik jalur Pantura menuju Karawang. Di depan Stasiun Lemahabang, rombongan kendaraan bobotoh terlihat melaju beriringan sambil menyalakan petasan.
Ledakan petasan dan asap tebal dari kembang api memicu kekhawatiran para pengguna jalan, terutama pemudik yang melintas di jalur tersebut.
Salah seorang pemudik, Hidayat, mengaku sangat terganggu dengan aksi konvoi tersebut karena berlangsung di jalur utama arus mudik.
Baca Juga:‎Buruh Bekasi Mulai Khawatir Dampak Perang Iran–Israel! Pesanan Ekspor Ditakutkan Menurun‎94 Masjid di Jalur Mudik Karawang Disiagakan! 11 Jadi Posko Utama Lengkap dengan Tempat Istirahat
“Kalau seperti itu sangat terganggu. Harusnya konvoi jangan di jalanan, apalagi ini jalur mudik. Kemacetannya pasti luar biasa,” ujarnya.
