Jangan Asal Servis Jelang Mudik! 5 Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Bisa Bikin Mesin Motor Cepat Rusak

Menggeber Motor Setelah Dicuci Adalah Perbuatan Sia-sia
Menggeber Motor Setelah Dicuci Adalah Perbuatan Sia-sia
0 Komentar

Menggunakan Busi Racing pada Motor Standar

Penggunaan busi racing sering dianggap sebagai cara mudah meningkatkan performa motor standar. Banyak pengguna percaya api yang lebih besar mampu membuat tarikan motor menjadi lebih responsif.

Padahal, busi racing dirancang khusus untuk mesin dengan kompresi tinggi seperti motor balap atau mesin yang sudah dimodifikasi. Karakter busi tersebut berbeda dengan kebutuhan mesin standar harian.

Jika digunakan pada motor biasa, pembakaran justru menjadi tidak optimal. Mesin bisa terasa brebet, konsumsi bahan bakar meningkat, dan busi lebih cepat berkerak sehingga harus lebih sering diganti.

Baca Juga:Bupati Aep Lantik 9 Kepala Desa Hasil Pilkades Digital di Karawang, Masa Jabatan 8 TahunRekomendasi Mobil Bekas 2026 untuk Mudik Lebaran: Irit, Nyaman, dan Minim Perawatan

Menggunakan Oli Tidak Sesuai Spesifikasi

Sebagian pengguna mencoba menggunakan oli diesel atau cairan lain yang dianggap mampu membersihkan mesin lebih maksimal. Praktik ini kerap disebut sebagai cara alternatif untuk membuat mesin lebih bersih.

Padahal setiap mesin memiliki spesifikasi oli tertentu yang disesuaikan dengan celah komponen dan sistem pelumasan. Oli yang terlalu kental dapat memperlambat sirkulasi pelumas, terutama saat mesin pertama kali dinyalakan.

Akibatnya, gesekan antar komponen meningkat sebelum pelumasan bekerja sempurna. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan keausan pada piston dan bagian atas mesin yang berujung pada kerusakan serius.

Menyemprot Lubang Oli dengan Angin Kompresor

Saat mengganti oli, sebagian mekanik menyemprotkan angin kompresor ke lubang pengisian agar oli lama cepat keluar. Cara ini terlihat praktis dan sering dianggap mempercepat proses penggantian oli.

Namun angin kompresor umumnya mengandung uap air yang tidak terlihat. Jika uap air tersebut masuk ke dalam mesin, kualitas oli baru dapat menurun karena tercampur kelembapan.

Selain itu, tekanan angin berpotensi mendorong kembali kotoran yang sudah tersaring di filter oli masuk ke jalur pelumasan mesin. Cara paling aman adalah mengganti oli saat mesin dingin, karena oli sudah mengendap secara alami di bagian bawah mesin.

Melakukan servis motor sebelum mudik memang sangat dianjurkan, tetapi penting untuk memastikan metode perawatan yang digunakan benar dan sesuai standar pabrikan. Perawatan yang tepat tidak hanya menjaga performa motor tetap optimal, tetapi juga mencegah kerusakan yang justru bisa mengganggu perjalanan jauh bersama keluarga.

0 Komentar