KBEONLINE.ID KARAWANG — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Jawa Barat menghadirkan posko layanan pemudik di Jalan Lingkar Tanjungpura, Karawang, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Posko ini menjadi bagian dari komitmen DPPKB sebagai representasi BKKBN dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang menjadi sasaran utama program Bangga Kencana.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat, Dadi Rostandi, mengatakan bahwa kehadiran posko ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan sekaligus perlindungan bagi pemudik, terutama kelompok rentan dalam keluarga.
Baca Juga:Pemdes Purwadana Santuni Ratusan Yatim dan Jompo Sekaligus Beri Insentif DKM dan Guru NgajiSering Diremehkan dan Tidak Digunakan! Ini Fungsi Penting Kick Starter yang Jarang Diketahui
“Momentum mudik ini identik dengan pergerakan keluarga. Karena itu, kami hadir untuk memastikan keluarga tetap mendapatkan pelayanan, terutama bagi ibu hamil, ibu nifas, dan balita sebagai sasaran prioritas program Bangga Kencana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, posko mudik ini tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga menyediakan berbagai layanan yang dibutuhkan pemudik. Di antaranya tempat istirahat yang nyaman bagi ibu dan anak, area bermain anak, penyediaan makanan dan minuman, hingga layanan konsultasi keluarga dan program keluarga berencana.
“Selain itu, kami juga menyiapkan alat kontrasepsi seperti pil dan kondom sebagai bagian dari edukasi dan pelayanan berkelanjutan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPPKB Karawang, Imam Bahanan, menegaskan bahwa keberadaan posko ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam momen penting seperti arus mudik Lebaran.
“DPPKB Karawang berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi para pemudik. Posko ini kami siagakan selama 24 jam penuh, dengan sistem tiga shift yang dijaga oleh para penyuluh KB,” kata Imam.
Menurutnya, latar belakang dibangunnya posko ini tidak terlepas dari fokus program Bangga Kencana yang menyasar keluarga sebagai unit terkecil dalam pembangunan.
“Pemudik itu mayoritas adalah keluarga. Maka negara harus hadir memastikan mereka tetap mendapatkan layanan, rasa aman, dan kenyamanan selama perjalanan,” jelasnya.
Baca Juga:Arus Mudik Tol Cikampek Utama Masih Belum Padat One Way Nasional Batal DiberlakukanHemat Jutaan Rupiah! Setelah 3 Tahun Gagal, Sarmuji Akhirnya Ikut Mudik Gratis Sekeluarga dari Pemkab Karawang
Dengan adanya posko ini, diharapkan para pemudik yang melintas di wilayah Karawang dapat beristirahat dengan layak sekaligus memperoleh layanan kesehatan dan konsultasi keluarga, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih aman dan menyenangkan. (Wyd)
