KBEONLINE KARAWANG – Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Karawang pada tahun 2026 membawa kebahagiaan bagi ratusan warga, termasuk Samuji (49), seorang buruh pabrik asal Desa Walahar. Setelah tiga tahun berturut-turut gagal mendapatkan kuota, tahun ini ia akhirnya berhasil ikut serta bersama keluarganya.
Samuji mengungkapkan bahwa dirinya telah mencoba mendaftar program tersebut sejak tahun 2023 hingga 2025, namun selalu kehabisan kuota. Ia menyebut kegagalan sebelumnya sebagai hal yang harus diterima dengan lapang dada.
“Sudah tiga kali daftar, dari 2023 sampai 2025 selalu gagal. Baru sekarang 2026 bisa dapat kesempatan. Namanya juga belum rezeki waktu itu,” ujarnya, Selasa (17/3).
Baca Juga:Program Kemanusiaan Polres Karawang: Bangun Rumah Layak Huni dan Jembatan untuk WargaJam Murah Kualitas Mewah: Casio F-91W Disebut Jam Tangan Abadi Padahal Harganya Hanya 250 Ribuan
Keberhasilan tahun ini menjadi momen yang sangat berarti bagi Samuji. Ia tidak hanya berangkat sendiri, tetapi juga mengajak seluruh anggota keluarganya untuk mudik bersama.
Dalam perjalanan tersebut, Samuji membawa tujuh anggota keluarga, termasuk istri dan anak-anaknya. Ia mengaku sebelumnya belum pernah mudik bersama keluarga secara lengkap karena keterbatasan biaya.
“Jumlahnya tujuh orang, sama istri dan anak-anak. Tahun-tahun sebelumnya juga enggak bisa mudik sekeluarga,” katanya.
Tujuan mudik Samuji adalah ke Pemalang, Jawa Tengah. Ia menilai program mudik gratis sangat membantu, terutama di tengah naiknya harga tiket transportasi setiap tahun.
Menurutnya, biaya tiket jika dibeli secara mandiri bisa mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per orang, bahkan bisa lebih mahal tergantung kondisi. Dengan program ini, ia dapat menghemat pengeluaran hingga jutaan rupiah.
“Kalau beli tiket sendiri lumayan mahal. Jadi program ini sangat membantu, bisa hemat banyak,” ungkapnya.
Samuji juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang atas penyelenggaraan program tersebut. Ia berharap program serupa terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.
Baca Juga:Saatnya Bulan Ramadan Lebih Sehat : Begini Cara Membuat Es Teler Tanpa Susu Kental ManisRekomendasi Liburan Lebaran Keluarga di Garut: Nikmati Pemandangan Alam Indah dan Pemandian Air Panas
“Terima kasih kepada Pemkab Karawang yang sudah memberikan kesempatan buat mudik gratis,” ucapnya.
Selain Samuji, peserta lain bernama Rudi, perantau asal Magelang yang kini tinggal di Pinayungan, juga merasakan manfaat program ini. Ia mengaku baru dua tahun bekerja di Karawang dan telah memiliki KTP setempat.
Rudi mengatakan keluarganya telah lebih dulu pulang ke kampung halaman, sementara dirinya baru bisa menyusul melalui program mudik gratis. Ia memperkirakan dapat menghemat biaya perjalanan hingga Rp400 ribu.
