Satpol PP Karawang Imbau PKL Bongkar Lapak Usai Lebaran, Total 259 Lapak Didata di Jalur Mudik

Satpol PP Karawang
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang membagikan surat pemberitahuan sekaligus imbauan kepada para pedagang kaki lima (PKL) musiman yang berjualan di jalur mudik arteri lingkar luar Tanjungpura–Peundeuy (Jalan Baru), Selasa (17/3/2026).
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang membagikan surat pemberitahuan sekaligus imbauan kepada para pedagang kaki lima (PKL) musiman yang berjualan di jalur mudik arteri lingkar luar Tanjungpura–Peundeuy (Jalan Baru), Selasa (17/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya penertiban kawasan jalur mudik agar tetap tertib, aman, dan nyaman bagi para pemudik selama arus Lebaran berlangsung.

Kepala Satpol PP Karawang Basuki Rachmat melalui Kasi Opsdal Tata Suparta menyampaikan bahwa para PKL diminta untuk membongkar lapaknya secara mandiri setelah Lebaran.

Baca Juga:Benteng Keamanan Berdiri di Cikarang! Kapolda Resmikan Sat Pamobvit Kawal Iklim Investasi Kawasan IndustriPemudik Dapat Layanan 24 Jam DPPKB Karawang dan BKKBN Hadirkan Posko Khusus Keluarga

“Surat pemberitahuan ini kami sampaikan sebagai bentuk imbauan kepada para pedagang agar membongkar sendiri lapaknya setelah Lebaran, paling lambat 31 Maret 2026,” ujarnya.

Tata menjelaskan, selain membagikan surat pemberitahuan, petugas Satpol PP juga melakukan pendataan secara rinci terhadap seluruh lapak PKL yang berdiri di sepanjang jalur tersebut guna memastikan jumlah dan sebarannya.

“Pendataan ini kami lakukan untuk mengetahui secara pasti jumlah dan titik sebaran lapak yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas saat musim mudik,” tuturnya.

Ia menyebut, berdasarkan hasil pendataan, jumlah lapak PKL di sepanjang jalur arteri lingkar luar Tanjungpura–Peundeuy mencapai ratusan, dengan rincian 106 lapak di jalur Tanjungpura–Kodim, 52 lapak di ruas Kodim–Tanjungpura, 48 lapak di jalur Kodim–Peundeuy, serta 53 lapak dari Peundeuy menuju Kodim.

“Secara keseluruhan, jumlah lapak PKL yang terdata di sepanjang jalur tersebut mencapai 259 lapak,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 46 personel Satpol PP diterjunkan ke lapangan dan dibagi ke dalam empat tim yang masing-masing bertugas di empat titik rute berbeda guna meningkatkan efektivitas kerja, baik dari segi waktu maupun tenaga, terlebih seluruh anggota tengah menjalankan ibadah puasa.

Tata menambahkan, keberadaan lapak-lapak PKL di jalur tersebut bersifat sementara dan cenderung meningkat menjelang Lebaran, seiring tingginya aktivitas masyarakat dan arus mudik.

Baca Juga:Pemdes Purwadana Santuni Ratusan Yatim dan Jompo Sekaligus Beri Insentif DKM dan Guru NgajiSering Diremehkan dan Tidak Digunakan! Ini Fungsi Penting Kick Starter yang Jarang Diketahui

Kondisi ini dinilai perlu diantisipasi agar tidak mengganggu ketertiban serta kelancaran lalu lintas di jalur arteri yang menjadi akses utama pemudik.

0 Komentar