KBEonline.id – Kepadatan terjadi di ruas jalan tol Jakarta – Cikampek (Japek) diterapkan Rekayasa contraflow diterapkan mulai Km 36 hingga 70. Antrean masuk ke rest area Km 57 pun padat.
Dari pantauan dilapangan pukul 09.00 WIB sampai 10 WIB, kepadatan terjadi di sejumlah titik di jalan tol Japek. Kepadatan diantaranya terjadi di Km 55 hingga Km 57.
Nampak juga antrean mengular terjadi pada akses masuk rest area Km 57 A, yang merupakan rest area pertama setelah tol layang Mohamed bin Zayed (MBZ).
Baca Juga:Hari Ini Masuk Puncak Arus Mudik, Tol Japek dan Cipali Diberlakukan Satu ArahSebelum Ngegas Mudik, Cek Dulu Persiapan Teknis Sepeda Motor Anda
Arus kembali lancar setelah rest area Km 57. Rekayasa lalu lintas contraflow dua lajur telah diterapkan.
“Saat ini, rekayasa lalu lintas berupa contraflow masih diberlakukan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek mulai dari KM 36 sampai dengan KM 70 arah Cikampek atas diskresi Kepolisian sejak pukul 00.00 WIB,” kata Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo.
Selain itu, rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way tahap I juga masih diterapkan mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang sejak kemarin pukul 15.18 WIB.
Diketahui, Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, menyatakan bahwa Korlantas Polri akan memberlakukan one way nasional pada 18 Maret besok, antara jam 10 atau 12, untuk mengantisipasi puncak arus mudik. Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami akan memberlakukan one way nasional pada 18 Maret besok, tepatnya antara jam 10 atau 12, untuk mengantisipasi puncak arus mudik. Skenario ini disiapkan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat yang mudik,” Kata Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi one way nasional yang akan diberlakukan pada 18 Maret besok. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal tersebut, dan skenario Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) siap diterapkan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat.
Kapolres mengatakan bahwa dalam pengelolaan arus mudik tahun ini, Polri menyiapkan berbagai skenario Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) yang bersifat dinamis dan diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.
