KBEonline.id- Bupati Karawang Aep Syaepuloh langsung bertindak cepat begitu mengetahui ada 20 orang warganya yang mengalami kecelakaan di Majalengka.
Sebanyak 8 ambulance beserta rim medis diberangkatkan ke Majalengka menjemput korban yang meninggal dan luka-luka ke Karawang. Enam orang dinyatakan meninggal dunia dan belasab lainnya luka-luka.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan dirinya mendapat laporan peristiwa kecelakaan yang menimpa warga Karawang sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah mengetahui peristiwa itu dia instruksikan agar dikirim sebanyak 8 unit ambulance beserta tim medis langsung Majalengka.
Baca Juga:Data Terkini Daftar Korban Kecelakaan di Cingambul Majalengka, Sudah 6 Orang Meninggal Dunia Termasuk SopirBupati Aep Kerahkan Ambulans dan Tim Medis Jemput Korban Kecelakaan Warga Karawang di Majalengka
“Kami langsung meminta ambulance bersama tim medis kita berangkat ke Majalengka untuk membawa warga kita kembali kerumah. Situasi sekarang masih lebaran jadi semua orang sibuk. Biar kita juga bantu prosesnya disana,” kata Aep Syaepuloh, Selasa ( 24/3/26)
Menurut Aep setelah tim ambulance berangkat dia juga menghubungi Bupati Majalengka Eman Suherman untuk dibantu warga Karawang yang mengalami musibah. Permintaan itu langsung direspon bupati Majalengka bahkan untuk korban meninggal langsung diurus proses untuk pemusalarannya.
” Alhamdulilah saya menghubungi Bupati Majalengka pak Eman sangat merespon dan membantu semua prosesnya dari rumah sakit hingga kepulangan jenazah” katanya.
Aep mengatakan dia juga sudah meminta Badan Perlindungan Bencana Daerah (BPBD) Karawang untuk turun ke rumah korban dan membantu proses pemakaman dan juga lainnya hingga selesai.
“Kami minta petugas BPBD segera tanggap bantu warga kita,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya enam orang warga Karawang meninggal dan belasan lainnya luka- luka dalam peristiwa kecelakaan di Desa Mania, Kecamatan Cigambul, Kabupaten Majalengka. Sebanyak 20 orang warga Karawang mudik ke Tasikmalaya menggunakan elf.
Namun saat balik ke Karawang mobil dari arah Pangandaran itu harus putar ke arah Majalengka. Saat di Majalengka mobil mengalami kecelakaan diduga rem blong hingga mobil langsung masuk jurang. **
