Capcom Pede Andalkan Kreator Asli, Bukan Generative AI

Capcom Pede Andalkan Kreator Asli, Bukan Generative AI
Capcom Pede Andalkan Kreator Asli, Bukan Generative AI
0 Komentar

KBEOnline.id – Di saat banyak studio game besar makin getol pakai generative AI buat produksi game, Capcom justru jalan ke arah sebaliknya. Perusahaan di balik Resident Evil dan Monster Hunter ini tegas bilang, mereka nggak bakal pakai generative AI buat bikin konten atau aset game mereka. Pernyataan resmi ini langsung bikin para gamer rame ngomongin Capcom di forum-forum.

Capcom sendiri udah jelas-jelas nulis posisi mereka di dokumen yang dipajang di situs resmi. Intinya, mereka nggak mau karakter, tekstur, animasi, atau visual lain di dalam game dibuat sama AI generatif. Semua elemen penting tetap dipegang langsung sama tim kreator asli mereka.

Tapi Capcom juga nggak anti-anti banget sama AI. Mereka tetap pakai teknologi AI buat urusan internal, kayak nge-boost efisiensi tim, bantu pemrograman, pengolahan grafis, sama audio. Asal nggak dipakai buat bikin aset utama yang nanti langsung dinikmati pemain, Capcom masih oke-oke aja dengan AI.

Baca Juga:Tanpa Login! WhatsApp Segera Punya Guest Chat10 Game Action Seru Buat Ngabuburit Ramadan 2026, Waktu Puasa Jadi Nggak Kerasa

Uniknya, langkah Capcom ini muncul setelah mereka sempat kena sorotan gara-gara Resident Evil Requiem tampil di demo teknologi grafis-nya NVIDIA. Di demo itu, terlihat NVIDIA pakai DLSS generasi baru yang mengandalkan AI buat ningkatin kualitas visual. Nah, hasilnya? Beberapa gamer malah bilang karakter di trailer jadi kelihatan beda sama versi aslinya. Jadilah muncul kritik, debat seru, bahkan meme kocak di sosial media.

Intinya, perdebatan soal AI di dunia game makin panas. Ada yang pro karena percaya AI bisa bikin produksi game lebih cepat dan grafis makin ciamik. Tapi banyak juga yang was-was, takut sentuhan kreatif developer malah tenggelam kalau semuanya diserahkan ke mesin.

Dengan langkah ini, Capcom kayak pengen kasih jaminan ke fans kalau karya mereka tetap punya ciri khas dan sentuhan manusia. Sementara banyak studio lain lagi sibuk eksperimen sama AI generatif, Capcom justru memilih jalan aman—nggak mau asal ikut-ikutan biar identitas game mereka nggak hilang.

Nah, menurut lo gimana? Keputusan Capcom ini bikin mereka tetap berkualitas, atau nanti justru malah ketinggalan sama developer lain yang udah lebih dulu pakai AI? (*)

0 Komentar