Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, Andry Mahyudi mengatakan bahwa perjalanan mudik sering kali membuat tubuh lebih rentan mengalami kelelahan hingga masuk angin, terutama ketika pemudik harus menempuh perjalanan jauh dengan waktu tempuh yang tidak menentu.
“Setiap musim mudik kita melihat bagaimana rest area, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga terminal bis menjadi titik penting bagi pemudik untuk berhenti sejenak dan memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan. Karena itu kami menghadirkan Booth Bejo Anti Angin di berbagai titik tersebut agar pemudik bisa mendapatkan dukungan untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan,” ujarnya.
Sebagai gambaran, pada periode mudik Lebaran 2025, total pergerakan masyarakat tercatat mencapai sekitar 146,48 juta orang. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh populasi Indonesia melakukan perjalanan pada periode tersebut.
Baca Juga:Siap- siap, Persib Rekrut Duo Striker Kelas Eropa: Marco Duganzic dan Chiro Immobile Bupati Aep Berikan Bantuan Masing-masing Rp 50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Maut Majalengka
Lonjakan aktivitas perjalanan ini tentu berdampak pada meningkatnya kepadatan di berbagai titik transit, terutama rest area di jalur tol yang menjadi tempat persinggahan utama para pemudik.
Salah satu contohnya terjadi di Rest Area KM 207 Tol Palikanci yang mencatat lonjakan pengunjung hingga 210 persen selama periode mudik tahun lalu. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah rest area lain di jalur utama.
Fakta ini menunjukkan bahwa titik-titik transit seperti rest area, terminal, dan pelabuhan penyeberangan memiliki peran penting sebagai tempat bagi pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Selain perjalanan mudik, momen libur Lebaran juga sering dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata atau sekadar berkeliling kota bersama keluarga. Aktivitas ini turut meningkatkan jumlah pengunjung di berbagai lokasi wisata maupun pusat keramaian.
Pada tahun ini, Booth Bejo Anti Angin kembali hadir di ratusan titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Titik-titik tersebut mencakup rest area di jalur tol utama, pelabuhan penyeberangan, terminal bus, booth di tengah kota, hingga beberapa destinasi wisata populer yang ramai dikunjungi masyarakat selama periode libur Lebaran.
Secara keseluruhan, terdapat 147 titik booth yang beroperasi sejak awal musim mudik hingga berakhirnya arus balik. Lokasi-lokasi ini tersebar mulai dari pulau Jawa, Sumatra, Bali, hingga Sulawesi.
