Tavares Ungkap Masalah Mental di Balik Kekalahan Persebaya

Bernardo Tavares
Bernardo Tavares
0 Komentar

kbeonline.id – Persebaya Surabaya tengah berupaya bangkit setelah menelan kekalahan telak di BRI Super League 2025-2026. Bagi tim berjuluk Bajul Ijo, hasil buruk bukan sekadar angka di papan skor, tetapi menjadi ujian mental yang harus segera diatasi.

Pelatih Bernardo Tavares mengakui kekalahan besar dari Borneo FC meninggalkan dampak emosional yang cukup dalam bagi timnya.

Kekalahan yang Tinggalkan Luka

Menurut Tavares, kekalahan dengan skor mencolok menjadi pengalaman yang tidak mudah diterima, baik bagi pemain maupun staf pelatih.

Baca Juga:Mauricio Souza Dukung Penuh Empat Pemain Persija di Timnas IndonesiaMarcos Santos Soroti Kesalahan Individu Usai Arema FC Kalah 3-4

“Kalah dengan skor 5-1 bukanlah hal yang mudah. Sebagai pelatih, saya merasa sangat buruk,” ungkapnya.

Situasi semakin menantang karena adanya jeda kompetisi yang cukup panjang. Hal ini membuat Persebaya tidak memiliki kesempatan cepat untuk langsung bangkit di pertandingan berikutnya.

Evaluasi Jadi Jalan Keluar

Alih-alih larut dalam kekecewaan, Tavares memilih fokus pada proses evaluasi. Ia mengajak para pemain untuk meninjau ulang pertandingan dan membedah setiap kesalahan yang terjadi di lapangan.

Pendekatan ini dilakukan melalui pertemuan individu maupun diskusi tim secara menyeluruh.

“Kami ingin mengadakan pertemuan individual dan juga dengan tim tentang hal-hal yang belum kami lakukan dengan baik,” jelasnya.

Masalah Tak Hanya Teknis

Dalam proses evaluasi tersebut, Tavares menemukan bahwa persoalan tim tidak hanya terletak pada aspek teknis. Faktor mental juga memainkan peran penting dalam kekalahan tersebut.

Ia menilai lawan tampil lebih agresif, cepat, dan unggul dalam duel-duel krusial di lapangan.

Baca Juga:Bojan Hodak: BRI Super League Musim Ini Sangat Sulit dan MenarikHasil Super League: Drama Enam Gol, Malut United Ditahan Imbang PSM Makassar 3-3

“Jika kita ingin menjadi tim yang bagus, kita perlu bermain cepat dan memenangkan duel,” tambahnya.

Peringatan yang Tak Berbuah Hasil

Menariknya, beberapa kelemahan yang terjadi sebenarnya sudah diantisipasi sebelum pertandingan. Tim pelatih telah memberikan peringatan terkait kekuatan lawan, terutama dalam situasi bola mati dan tembakan jarak jauh.

Namun, hal tersebut justru menjadi celah yang dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.

“Kami sudah memperingatkan, kami sudah menunjukkan video. Tapi gol terjadi dari situasi yang sudah kami bahas,” ujar Tavares.

0 Komentar