Masih Ada 200 Ribu Kendaraan Bakal Lewat Jalur Karawang-Bekasi

Ist
Sebanyak 200 ribu kendaraan tercatat belum kembali ke Jakarta dan sekitarnya pada arus mudik lebaran. Diperkirakan puncak arus balik gelombang kedua akan terjadi antara 28- 29 Maret.
0 Komentar

KARAWANG- Sebanyak 200 ribu kendaraan tercatat belum kembali ke Jakarta dan sekitarnya pada arus mudik lebaran. Diperkirakan puncak arus balik gelombang kedua akan terjadi antara 28- 29 Maret.

Polres Karawang mempersiapkan segala sesuatunya menghadapi arus balik gelombang kedua.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah mengatakan arus balik lebaran gelombang kedua akan terjadi pada Sabtu dan Minggu 29 Maret. Masih ada sekitar 200 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta dan sekitarnya.

“Kendaraan pemudik yang belum kembali akan masuk gelombang kedua puncak arus balik. Kabupaten Karawang akan menjadi lintasan para pemudik dalam arus balik nanti,” kata Fiki, Kamis (26/3/26).

Baca Juga:Komplotan Begal di Bekasi Makin Berani, Korban Disikat di Depan RumahKabar Penting untuk Lulusan SMK/SMA dan MA,  Batasan Tahun Lulus Syarat Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dihapus

Menurut Fiki berdasarkan data dari traffic counting Polres Karawang tercatat 200 ribu kendaraan pemudik belum kembali menuju Jakarta dan sekitarnya. Kebanyakan sisa arus balik dari Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Kami prediksi mereka akan kembali saat puncak arus balik gelombang kedua nanti,” katanya.

Fiki mengatakan sisa pemudik dari Jawa Barat dan Jawa Tengah yang belum kembali ke Jakarta akan melintas di Kabupaten Karawang. Apalagi pada puncak arus balik gelombang kedua nanti.ribuan kendaraan akan memadati Kabupaten Karawang. ” Kami antisipasi semua kemungkinan nanti,” katanya.

Menurut Fiki puncak arus balik gelombang pertama terjadi pada Selasa (24/3) kemarin dan mulai berlangsung landai hingga hari ini. Meski begitu petugas kepolisian masih terus siaga karena kepadatan masih tergolong tinggi dalam beberapa hari kedepan karena masuk puncak arus balik gelombang kedua.

Arus balik gelombang kedua akan terjadi sepanjang jalan tol Cikampek dan juga jalur arteri di wilayah Karawang. Polisi sudah mempersiapkan berbagai opsi penanganan arus lalulintas termasuka rekayas lalulintas seperti contraflow. ” Rekayasa lalulintas akan diberlakukan bersifat situasional,” katanya. (rie/mhs)

0 Komentar