Dihantam Krisis Finansial, PSBS Berjuang Keluar dari Zona Degradasi

PSBS Biak
Dihantam Krisis Finansial, PSBS Berjuang Keluar dari Zona Degradasi
0 Komentar

kbeonline.id – Situasi sulit tengah membelit PSBS Biak di BRI Super League 2025-2026. Tak hanya terpuruk di dasar klasemen, persoalan keterlambatan gaji pemain kembali mencuat dan menjadi beban tambahan bagi tim.

Saat ini, PSBS berada di peringkat ke-18 dengan koleksi 18 poin dari 25 pertandingan. Lebih memprihatinkan lagi, para pemain belum menerima gaji selama dua bulan, terhitung sejak Februari hingga Maret.

Pelatih Marian Mihail mengakui kondisi ini sangat sulit. Meski demikian, ia menegaskan tim pelatih tetap bekerja maksimal dalam menyiapkan pemain dari sisi taktik dan fisik.

Baca Juga:Optimisme Borneo FC: Asa Juara Masih Terbuka LebarPersis Solo Terancam Tanpa Suporter, Milomir Seslija Berharap Banding Dikabulkan

Masalah Berulang dan Sanksi FIFA

Keterlambatan gaji bukan masalah baru bagi PSBS. Sejak awal musim, isu serupa sudah beberapa kali terjadi. Kondisi ini semakin diperparah dengan sanksi dari FIFA berupa larangan aktivitas transfer hingga tiga periode ke depan.

Situasi tersebut tentu menyulitkan klub dalam memperkuat skuad, sekaligus memengaruhi stabilitas tim secara keseluruhan.

Meski begitu, Mihail menilai persoalan finansial merupakan tanggung jawab manajemen. Ia berharap solusi segera ditemukan agar motivasi pemain tetap terjaga, terutama dalam fase krusial musim ini.

Sisa Laga Jadi Penentuan

Dengan sembilan pertandingan tersisa, peluang PSBS untuk keluar dari zona degradasi sebenarnya masih terbuka. Namun, setiap laga kini memiliki arti yang sangat penting.

Mihail menyebut seluruh pertandingan ke depan harus diperlakukan layaknya final. Ia optimistis timnya masih bisa bertahan jika kondisi mental pemain tetap terjaga.

Menurutnya, persaingan di papan bawah juga sangat ketat, sehingga nasib tim kemungkinan baru akan ditentukan hingga pekan terakhir kompetisi.

Fokus Tatap Laga Berat

Dalam waktu dekat, PSBS akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Bali United FC. Laga ini akan menjadi ujian penting bagi Badai Pasifik dalam upaya mengumpulkan poin.

Baca Juga:Carlos Pena Tekankan Komitmen, Persita Siap All-Out di Sembilan Laga PenentuSudah Siap Bergabung, Joel Cornelli Justru Gagal Merapat ke Madura United

Sebelumnya, PSBS juga telah menjalani laga uji coba melawan PSIM Yogyakarta dan kalah 1-4. Meski hasilnya kurang memuaskan, Mihail melihat sisi positif dari pertandingan tersebut, terutama dalam memberi kesempatan kepada pemain muda untuk menunjukkan potensinya.

Dengan segala keterbatasan yang ada, PSBS kini dituntut untuk tetap solid. Kombinasi mental kuat, kerja keras, dan harapan akan perbaikan manajemen menjadi kunci untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

0 Komentar