LKPJ Bupati Bekasi 2025: Pendapatan Tinggi, Realisasi Belanja di Bawah Target, Dampak OTT KPK?

Lkpj
Paripurna LKPJ Bupati Bekasi 2025
0 Komentar

KBEonline.id- Pemerintah Kabupaten Bekasi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bekasi Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi.

Dalam laporan tersebut, capaian pendapatan daerah tergolong tinggi, namun realisasi belanja belum sepenuhnya menyentuh target.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 7,935 triliun dengan realisasi Rp7,470 triliun atau 94,14 persen. Di sisi lain, belanja daerah yang ditargetkan Rp8,333 triliun terealisasi sebesar Rp7,456 triliun atau 89,48 persen.

Baca Juga:6 Ribu Penerima Bansos di Karawang yang Terilibat Pinjol-Judol Sudah Dihapus, Tapi Masih Ada 10 Persen LagiBatujaya Gempar, Dikira Penghuninya Mudik, di Dalam Rumah Suami Terkapar Istri Meninggal di Kamar Mandi

“Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, pada kesempatan ini kami menyampaikan LKPJ Bupati Bekasi Tahun 2025 kepada DPRD sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik,” ujar Asep Surya Atmaja di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (30/3).

Asep menjelaskan bahwa target pendapatan daerah Kabupaten Bekasi tahun 2025 sebesar Rp7,935 triliun, dengan realisasi mencapai Rp7,470 triliun atau 94,14 persen.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp4,201 triliun, terealisasi Rp3,752 triliun atau 89,32 persen. Sementara itu, pendapatan transfer hampir mencapai target dengan realisasi Rp3,717 triliun atau 99,56 persen.

Di sisi belanja, dari target Rp8,333 triliun, terealisasi Rp7,456 triliun atau 89,48 persen. Belanja operasi menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp5,222 triliun, disusul belanja modal Rp1,294 triliun.

Adapun pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya terealisasi hampir sempurna, yakni Rp398,167 miliar atau 99,99 persen.

Meski demikian, Asep menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut masih bersifat sementara karena saat ini masih dalam proses audit oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

“Perlu kami sampaikan bahwa realisasi APBD Tahun 2025 saat ini masih dalam proses audit oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, dan hasil finalnya akan disampaikan dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD,” tambahnya.

Baca Juga:Belanja Pegawai “Bengkak” Tembus Setengah APBD,  Keuangan Pemkab Bekasi Makin TercekikBupati Aep: Seluruh Kepala OPD Mobilnya Nanti Kita Simpan di Galeri Pemkab

Asep menuturkan, pembangunan Kabupaten Bekasi tahun 2025 yakni mengusung tema peningkatan pelayanan publik guna mewujudkan stabilitas ekonomi daerah serta konektivitas wilayah yang berkelanjutan.

“Tema pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun 2025 sebagaimana tertuang dalam RKPD adalah: ‘Peningkatan Pelayanan Publik dalam Mewujudkan Stabilitas Ekonomi Daerah dan Konektivitas Wilayah yang Berkelanjutan’,” tuturnya.

0 Komentar