ASTAGFIRULLAH! Lansia di Tambun Selatan Jadi Korban Penyiraman Air Keras

Lansia di Tambun jadi korban penyiraman air keras
Lansia di Tambun jadi korban penyiraman air keras
0 Komentar

KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Belum selesai kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis, kini aksi serupa terjadi di Perumahan Bumi Sani, Kecamatan Tambun Selatan, Senin (30/3). Korban adalah Tri Wibowo (60), lansia pensiunan buruh, yang disiram air keras oleh orang tak dikenal saat hendak menunaikan salat subuh.

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah azan subuh saat kondisi lingkungan masih sepi. Berdasarkan keterangan warga, pelaku berjumlah dua orang yang berboncengan sepeda motor dan menggunakan helm untuk menutupi identitas.

“Korban sedang berjalan, tapi menurut informasi tukang sebelah tetangganya itu melihat dua orang pakai satu motor aja pakai helm lengkap yang bonceng pake celana pendek. Semua kejadian terekam CCTV,” ujar Jefi Samhadi (59), warga sekitar kepada Cikarang Ekspres.

Baca Juga:Kredit TPG Non ASN di Bank BJB: Solusi Cepat atau Jerat Cicilan Panjang? Ini Ulasan LengkapnyaSEDANG BERLANGSUNG LIVE STREAMING! Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Menurutnya, kecurigaan warga semakin kuat bahwa aksi ini telah direncanakan sebelumnya. Dari rekaman kamera pengawas disekitar lingkungan yang dikumpulkan oleh warga menunjukkan pergerakan para pelaku telah memantau korban dan sempat berputar-putar di area gang sebelum melakukan penyiraman air keras.

“Iya dibuntuti kan dari mulai keluar rumah dia udah tau makanya gerak sana dia muter-muter nungguin si korban kan jalannya memang pelan karena lagi struk jalannya pelan ditunggu rupanya di situ. Sepertinya dia (pelaku) lewat gang sebelah ini depan muter ke sini balik lagi ke sana,” tambahnya.

Jefi menyebut bahwa kondisi fisik korban sedang dalam masa pemulihan akibat penyakit stroke. Korban juga dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Akibat peristiwa tersebut bagian wajah dan badan korban mengalami luka bakar. Saat ini korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Sebetulnya dia sudah pensiun ya udah nggak kerja. Karena dia itu memang sedang sakit ya stroke dia untuk ngomong aja kurang lancar. Dia hanya sholat aja. Saya taunya setelah kejadian di rumah sakit kelihatannya yang disiram di bagian separuh wajah sampai badan. Sekarang ini korban masih di rumah sakit,” terang Jefi.

Hingga saat ini, motif di balik aksi keji tersebut masih menjadi tanda tanya besar bagi warga sekitar, mengingat korban tidak memiliki riwayat konflik dengan pihak mana pun.

0 Komentar