Mengerikan! Angin Puting Beliung Hantam Dua Desa di Bekasi, Puluhan Rumah Rusak

Rumah Warga Rusak gegara angin puting beliung.
Angin puting beliung yang terjadi pada Senin (30/3) sore menerjang dua desa dan mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. (foto: kbeonline.id)
0 Komentar

KBEonline.id, BEKASI – Fenomena cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Bekasi. Angin puting beliung yang terjadi pada Senin (30/3) sore menerjang dua desa dan mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, sebanyak 16 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.

“Ada yang rusak karena tertiup angin dan ada juga rusak karena tertimpa pohon tumbang,” kata Sekretaris Desa Cicau, Narto saat dikonfirmasi pada Selasa (31/03).

Baca Juga:Karawang Gelar Simulasi TKA, Ribuan Siswa Disiapkan Hadapi Ujian Nasional Berbasis DigitalPelaku Air Keras di Bekasi Diburu, Saksi Ungkap Ciri Motor dan Atribut Mencurigakan

Menurutnya, salah satu wilayah terdampak paling parah adalah Kp. Cicau PLN, RT 02 RW 05, di mana terdapat sebuah rumah yang dihuni dua kepala keluarga kehilangan atap bagian dapur dan bagian depan berikut rangkanya.

Sarwan, salah satu penghuni rumah yang terdampak, menceritakan momen mencekam saat angin puting beliung melanda.

“Kejadiannya pas hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya kami tidak sadar ada angin puting beliung, baru sadar saat kayu rangka atap terbawa angin,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, sambungnya, atap bagian dapur dan bagian depan rumah yang ditempatinya terlepas berikut rangkanya.

“Sempet panik, karena orang tua juga kan lagi sakit akhirnya terpaksa kita evakuasi meskipun pas kejadian anginnya juga cuma sebentar,” kata dia.

Selain di Desa Cicau, fenomena serupa juga dilaporkan terjadi di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan. Di lokasi ini terdapat 11 rumah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang, termasuk fasilitas desa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik.

Baca Juga:Berapa Harga Tiket Konser F4 Jakarta 2026? Cek Cara Beli dan Jadwal PenjualanTerungkap! Motif Sadis di Balik Mutilasi Karyawan Ayam Geprek yang Disimpan dalam Freezer di Bekasi

“Petugas BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa setempat,” kata Dodi.

Meski kerusakan material cukup signifikan, Dodi memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, saat kejadian tidak ada korban luka maupun jiwa,” tambahnya.

Dengan kejadian ini, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya. (Iky)

0 Komentar