kbeonline.id – Pelatih Jan Olde Riekerink menunjukkan rasa percaya diri tinggi jelang duel penting Dewa United Banten FC kontra PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026).
Momentum positif menjadi bahan bakar utama Banten Warriors. Hasil imbang 1-1 melawan Persija Jakarta di laga sebelumnya dinilai sebagai titik balik yang mengangkat kepercayaan diri tim.
Modal Positif dari Laga Sebelumnya
Riekerink menilai performa timnya saat menghadapi Persija bukan sekadar hasil, tetapi juga fondasi permainan yang mulai terbentuk. Ia melihat banyak hal positif yang bisa dibawa ke laga berikutnya.
Baca Juga:Persebaya Dihantam Cedera dan Jadwal Padat, April Jadi Penentu NasibUjian Berat Madura United, Jangan Sampai Kalah di Kandang
Menurutnya, menjaga ritme setelah hasil bagus jauh lebih mudah dibanding harus bangkit dari kekalahan. Ibarat mesin yang sudah panas, tinggal dijaga agar tetap stabil tanpa perlu memulai dari nol.
“Kami sudah siap dan membawa banyak hal positif dari pertandingan sebelumnya,” tegasnya.
Kepercayaan diri ini menjadi penting, terutama di fase akhir musim di mana tekanan semakin terasa dan setiap poin sangat berarti.
Waspadai Gaya Main Reaktif PSIM
Meski optimistis, pelatih asal Belanda itu tidak menutup mata terhadap potensi ancaman dari PSIM. Ia secara khusus menyoroti karakter permainan Laskar Mataram yang disiplin dan efektif, terutama saat bermain tandang.
PSIM dikenal mengandalkan reaction football—menunggu momen, lalu menyerang dengan cepat. Transisi yang tajam dan organisasi tim yang rapi menjadi kekuatan utama mereka.
Riekerink bahkan memberikan kredit kepada pelatih PSIM yang dinilai berhasil membentuk tim solid sepanjang musim.
“Mereka sangat terorganisir dan mobile. Itu cerminan dari pelatih yang bekerja dengan baik,” ujarnya.
Baca Juga:Ujian Berat Persija, Zijlstra Menepi 1-2 Bulan Akibat CederaPersis Solo Hadapi Ujian Berat di April, Penentuan Nasib di Super League
Hal ini membuat laga diprediksi tidak akan berjalan mudah, meskipun Dewa United tampil di kandang sendiri.
Mental Positif Jadi Kunci di Sisa Musim
Dengan sembilan laga tersisa, Dewa United memasuki fase penentuan. Riekerink menegaskan bahwa aspek mental kini sama pentingnya dengan taktik dan teknik.
Ia menggambarkan suasana timnya saat ini seperti “menemukan cahaya” setelah hasil positif melawan Persija—sebuah metafora yang menunjukkan arah dan keyakinan yang mulai terbentuk.
