Inilah Penyebab Remaja Asal Cikarang Tewas Tenggelam di Obyek Wisata Green Canyon Pangkalan 

Tewas tenggelam
Evakuasi jasad remaja asal Cikarang yang tewas tenggelam di Green Canyon Pangkalan.
0 Komentar

KBEonline.id – Peristiwa terjadi di kawasan wisata Green Canyon, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di aliran Sungai Ciomas yang berada di lokasi wisata tersebut.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penanganan cepat di lokasi kejadian dan dalam tahap penyelidikan.

Korban diketahui bernama Ilham Deni Permana (16), seorang pelajar asal Desa Karang Anyar, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:Signifikan, DPRD Nilai WFH Pemkab Karawang Efisien dan Berpotensi Hemat Anggaran hingga 20 PersenFix, Julio Cesar 100 Persen Vit, Main Lawan Padang, Absennya Matricardi Bisa Diatasi

“Peristiwa terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diduga tenggelam setelah melompat dari tebing ke aliran Sungai Ciomas dan terbawa arus. Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih satu jam, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar IPDA Cep Wildan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban sempat berenang bersama rekannya dengan cara melompat dari atas tebing. Namun setelah muncul ke permukaan, korban kembali tenggelam dan tidak terlihat lagi hingga akhirnya dilakukan pencarian oleh petugas dan pengelola wisata.

Petugas dari Polsek Pangkalan yang tiba di lokasi langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi-saksi, hingga mengevakuasi korban ke Puskesmas Pangkalan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Karawang melalui Kasi Humas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengunjung tempat wisata alam, untuk lebih mengutamakan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada para pengunjung wisata agar selalu berhati-hati, tidak melakukan aktivitas berisiko seperti melompat dari ketinggian ke aliran sungai, serta mematuhi aturan dan arahan petugas di lokasi wisata,” tegasnya.

Selain itu, pengunjung juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi cuaca, arus air, serta kemampuan diri saat berenang, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat berwisata, khususnya di kawasan wisata alam yang memiliki potensi risiko tinggi. (rie)

0 Komentar