Rakyat Jangan Panik, Bulog Sudah Nyetok 4.387.469 Ton Beras

Beras bulog
Stok beras Bulog melimpah.
0 Komentar

KBEonline.Id- Rakyat Indonesia kalau urusan pangan jangan panik. Karena stok pangan terutama beras masih melimpah.

Direktur Utama Perum Bulog Agmad Rizal Ramdhani meminta masyarakat tidak panik di tengah dinamika gejolak geopolitik global akibat perang Iran vs Israel dan AS, karena stok beras nasional saat ini aman mencapai 4.387.469 ton.

Rizal mengatakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) itu berada di dalam gudang-gudang Bulog hingga 1 April 2026, melampaui capaian tertinggi tahun sebelumnya yang berada pada kisaran 3,2 juta ton secara nasional.

Baca Juga:LENGKAP, Daftar 353 Kepala Sekolah SD dan SMP yang Dirotasi Pemkab KarawangUpdate Daftar Mobil Dinas Pemkab yang Sudah Diparkir di Gallery, Mobil Bupati dan Sekda Parkir Duluan

“Kami lapor stok beras kita mencapai 4.387.469 ton, Ini sudah di gudang Bulog semua. Jadi masyarakat tidak perlu panic buying, tidak perlu stres terhadap dampak-dampak dari luar negeri.

Jadi, stok kita cukup banyak,” kata Rizal baru- baru ini.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja pengadaan pangan nasional, sekaligus menjadi indikator kuat bahwa ketersediaan beras dalam negeri berada dalam kondisi sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Dirut Bulog juga memprediksi hingga akhir April 2026, total pengadaan beras dapat menembus angka 5 juta ton seiring berlanjutnya masa panen di berbagai daerah sentra produksi nasional.

Ia memastikan seluruh stok beras yang dilaporkan tersebut telah tersimpan di gudang Bulog, sehingga dapat dengan mudah didistribusikan kapan saja apabila terjadi kebutuhan mendesak di berbagai wilayah.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pemerintah menjamin ketersediaan stok beras tetap aman dan terkendali dalam situasi yang berkembang di Timur Tengah.

Bulog juga melaporkan total kapasitas gudang nasional mencapai 5.589.963 ton dengan tingkat keterisian saat ini sekitar 4.368.184 ton, sehingga masih tersedia ruang penyimpanan cukup besar.

Sisa kapasitas gudang yang masih tersedia sekitar 1.221.779 ton dinilai masih sangat memadai untuk menampung tambahan stok beras hasil pengadaan dalam waktu mendatang.

Baca Juga:Hari Ini Puluhan Mobil Dinas Pejabat Mulai Dikumpulkan, Bupati Aep: Bagian dari PenghematanDuit MBG di Karawang 2 Triliun Per Tahun, Bupati Aep Minta Sekolah Mengawasi, Jangan Takut, Laporkan

Selain itu, Bulog tengah memproses pembangunan 100 gudang baru pada 2026 sesuai arahan Presiden guna memperkuat infrastruktur penyimpanan dan distribusi pangan nasional.

Rencana pembangunan gudang tersebut telah memasuki tahap administrasi dan tender setelah terbitnya Peraturan Presiden, dengan harapan seluruh proyek dapat selesai sesuai target pada tahun 2026.

0 Komentar