Bupati Karawang Murka Saat Morning Briefing, Ancam Mutasi ASN Tak Disiplin

Bupati Karawang Murka Saat Brifieng ASN
Suasana zoom morning briefing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang mendadak tegang. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meluapkan kemarahan di hadapan ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan se-Karawang, Senin (6/4/2026).
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG – Suasana zoom morning briefing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang mendadak tegang. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meluapkan kemarahan di hadapan ratusan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan se-Karawang, Senin (6/4/2026).

Kemarahan itu dipicu rendahnya kedisiplinan dan kesiapan peserta dalam mengikuti agenda penting yang digelar sebagai tindak lanjut surat edaran bupati terkait implementasi efektivitas dan efisiensi kerja di lingkungan pemerintahan.

Dalam forum tersebut, Aep menyoroti masih banyaknya ASN, khususnya pejabat struktural di tingkat dinas dan kecamatan, seperti sekretaris kecamatan (sekcam), kepala bidang (kabid), hingga kepala seksi (kasi), yang tidak hadir tanpa keterangan jelas.

Baca Juga:The Daun Cafe di Puncak Bogor Tawarkan Panorama Alam 360 DerajatBau Tak Sedap di Balik Buku Sekolah, PMII Karawang Peringatkan Potensi Korupsi

“Kan padahal jelas ada di surat. Saya saja sedang sakit, ini benar, demi Allah. Tapi tidak ada alasan, saya pegang komitmen. Kadang-kadang orang ingin dihargai, tapi sikapnya seperti itu. Kalau mau dihargai, ya harus menghargai juga. Kita di atas sudah siap, yang di bawah malah leha-leha,” tegas Aep.

Ia juga memerintahkan agar seluruh ASN yang tidak hadir tanpa alasan jelas segera didata oleh Badan Kepegawain dan Pengembangan Sumberdaya Manusia dan diberikan sanksi.

“Dinas mana yang tidak hadir, sekcam mana yang tidak hadir, beri punishment semua,” tambah Aep.

Tak hanya itu, Aep juga melontarkan peringatan keras terkait konsekuensi lanjutan bagi ASN yang tidak menunjukkan disiplin dan komitmen. Ia menegaskan akan melakukan mutasi melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Kalau seperti ini, saya tidak segan-segan. Kita akan bawa ke Baperjakat untuk dilakukan mutasi,” tandasnya.

Menurutnya, ketidakhadiran tersebut mencerminkan rendahnya komitmen terhadap upaya pembenahan birokrasi yang tengah didorong Pemkab Karawang, khususnya dalam aspek efisiensi dan efektivitas kinerja.

Selain soal kehadiran, Aep juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai antarpejabat dan pegawai di lingkungan pemerintahan. Ia menyebut morning briefing sebagai forum koordinasi strategis yang seharusnya diikuti dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga:Persija Tumbang Dramatis atas Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persib Bandung Makin Tak TerbendungAnti Capek! Gunung Ini Bisa Didaki Pakai Motor Sampai Puncak!

“Harus bisa saling menghargai. Ini forum penting, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.

0 Komentar