Hodak Akui Persib Kesulitan 30 Menit Awal

Bojan Hodak
Hodak Akui Persib Kesulitan 30 Menit Awal
0 Komentar

kbeonline.idPersib Bandung berhasil membawa pulang tiga poin dari kandang Semen Padang dengan kemenangan 2-0 di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026) pada laga lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025-2026.

Dua gol Ramon “Tanque” De Andrade Souza di menit 32 dan 69 jadi penyelamat. Meski begitu, pelatih Bojan Hodak jujur mengakui bahwa timnya sempat mengalami kesulitan di awal pertandingan.

30 Menit Pertama Jadi Fase Tersulit

Menurut Hodak, 20 hingga 30 menit pertama adalah momen paling berat bagi Maung Bandung. Tekanan tinggi dari Semen Padang ditambah cuaca panas dan lembap di Padang membuat anak asuhnya kesulitan mengembangkan permainan.

Baca Juga:Kalah 0-2 dari Persib, Imran Nahumarury: Pemain Sudah Berusaha MaksimalHasil Super League: Borneo FC Menang 3-1 atas Madura United, Lefundes Akui Performa Belum Maksimal

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Di 20 sampai 30 menit pertama mereka masuk ke pertandingan dengan lebih baik. Setelah itu perlahan kami mulai bisa mengontrol,” ujar Hodak dalam konferensi pers usai laga.

Adaptasi terhadap kondisi lapangan dan cuaca memang jadi tantangan tersendiri. Persib sempat lebih banyak bertahan dan menunggu momen sebelum akhirnya bisa bangkit.

Gol Pertama Jadi Titik Balik

Gol pembuka Ramon Tanque di menit 32 menjadi momentum penting. Setelah unggul, Semen Padang mulai bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Hal itu justru memberi ruang bagi Persib untuk melancarkan serangan balik.

“Di babak kedua, sebagian besar kami mengontrol permainan. Saya tidak melihat banyak peluang bagi mereka. Kami mencetak satu gol lagi dan memiliki beberapa kesempatan untuk mencetak lebih banyak gol,” tambah pelatih asal Kroasia itu.

Gol kedua Tanque di menit 69 semakin membuat Persib nyaman dan berhasil mengunci kemenangan tanpa kebobolan.

Hodak Harap Performa Semakin Baik Setelah Jeda

Meski menang, Hodak tetap memberikan catatan khusus. Ia merasa timnya sering kali belum berada di level terbaik saat melakoni laga pertama setelah masa jeda. “Entah kenapa, setiap pertandingan pertama setelah break, kami belum berada di level terbaik. Jadi saya harap untuk laga berikutnya kami akan menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Ia berharap Marc Klok dan rekan-rekan bisa terus meningkatkan performa di pertandingan-pertandingan mendatang.

0 Komentar