kbeonline.id – Penampilan gemilang kembali ditunjukkan kiper andalan Persib Bandung, Teja Paku Alam. Dalam laga pekan ke-26 BRI Super League 2025-2026 melawan Semen Padang FC di Stadion H Agus Salim, Minggu (5/4/2026), Persib menang 2-0. Di balik hasil itu, ada catatan spesial: Teja resmi mengoleksi 16 clean sheet musim ini.
Angka tersebut bukan sekadar statistik biasa. Itu adalah rekor baru sejak era Liga 1 dimulai pada 2017. Teja berhasil melewati pencapaian Andritany Ardhiyasa yang sebelumnya mencatat 15 clean sheet di musim 2022-2023.
Konsistensi yang Tidak Datang Sendiri
Kalau melihat performanya, pencapaian ini memang terasa pantas. Dari 24 pertandingan yang ia jalani, Teja tampil penuh selama 2.160 menit dan mencatat 53 penyelamatan. Angka yang menunjukkan konsistensi, bukan sekadar keberuntungan.
Baca Juga:Hodak Akui Persib Kesulitan 30 Menit AwalKalah 0-2 dari Persib, Imran Nahumarury: Pemain Sudah Berusaha Maksimal
Namun menariknya, Teja sendiri tidak mau mengambil semua kredit. Ia justru menekankan pentingnya kerja tim. Menurutnya, clean sheet yang terus datang adalah hasil komunikasi yang baik dan kekompakan di lapangan.
“Ini bukan karena saya sendiri,” ujarnya. “Kerja keras tim dan komunikasi yang bagus bikin semuanya berjalan lancar.”
Kalimat itu terasa sederhana, tapi cukup menggambarkan bagaimana sepak bola memang permainan kolektif. Sehebat apa pun kiper, tanpa lini belakang yang solid, sulit rasanya menjaga gawang tetap aman.
Fokus Utama: Juara, Bukan Statistik
Meski sudah mencatat rekor, Teja tetap membumi. Baginya, clean sheet hanyalah bonus. Yang utama tetap kemenangan tim.
Target besar Persib musim ini jelas: mencetak hattrick juara. Untuk mewujudkannya, mereka hanya perlu menjaga konsistensi dan tetap berada di puncak klasemen.
“Yang penting kita dapat tiga poin dulu. Kalau clean sheet lagi, itu bonus,” kata Teja dengan tegas.
Menatap Sisa Musim dengan Tenang
Dengan delapan pertandingan tersisa, Teja memilih untuk tidak terburu-buru memikirkan akhir musim. Ia lebih fokus menjalani laga demi laga.
Baca Juga:Hasil Super League: Borneo FC Menang 3-1 atas Madura United, Lefundes Akui Performa Belum MaksimalHasil Super League: Persib Kokoh di Puncak dengan 61 Poin Usai Kalahkan Semen Padang
Pendekatannya sederhana: selesaikan satu pertandingan, baru pikirkan langkah berikutnya. Strategi yang mungkin terdengar klasik, tapi sering jadi kunci tim besar menjaga stabilitas.
Dan jika performa seperti ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin musim ini akan jadi salah satu yang paling bersejarah bagi Persib—dan tentu saja, bagi Teja Paku Alam.
