Di tengah dinamika geopolitik global, pendekatan yang menggabungkan perdagangan dengan seni dan budaya semakin relevan. Melalui perpaduan arsitektur, seni, dan warisan budaya, WTCA berupaya menciptakan ruang di mana hubungan bisnis dapat terbangun secara lebih kuat.
Pendekatan tersebut juga tercermin dalam 56th annual WTCA Global Business Forum (GBF) yang akan diselenggarakan oleh WTC Greater Philadelphia pada 19–22 April 2026 dengan tema “Historic Foundations, Future Collaborations: Cultivating New Business Frontiers.”
Presiden dan CEO WTC Greater Philadelphia, Thomas Young, menjelaskan, forum ini ni bertujuan untuk menghargai sejarah sekaligus membuka peluang kolaborasi di masa depan. “Kami setiap tahun merayakan keberagaman diaspora dan budaya yang berkembang di Philadelphia. Koneksi tersebut juga kami manfaatkan untuk menarik pelaku bisnis dari berbagai negara datang ke Philadelphia, karena banyak di antaranya memiliki keterkaitan alami dengan komunitas diaspora di sini.”
Baca Juga:Inilah 5 Mindset yang Wajib Kamu Punya Biar Bisnismu Naik KelasSMPN 3 Cikarang Pusat Pastikan TKA Berjalan Tanpa Kendala
Chair Board of Directors WTCA, John E. Drew, menambahkan, “Bisnis World Trade Center di seluruh dunia melihat bagaimana seni dan budaya dapat memperkaya bangunan mereka, aktivitas bisnis, serta konferensi dan pameran yang mereka selenggarakan. Global Business Forum adalah tempat di mana koneksi tersebut benar-benar terwujud.”
Bagi pelaku bisnis Indonesia, WTCA GBF 2026 membuka peluang untuk menjalin kemitraan lintas negara sekaligus memperluas koneksi dengan investor global.
Forum ini juga menjadi kesempatan strategis untuk mempromosikan berbagai sektor unggulan Indonesia, termasuk ekonomi kreatif, di tingkat internasional.**
