KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Nasib naas menimpa seorang penjual es teh di pinggir jalan usai kehilangan sepeda motornya setelah dirampas hingga tersungkur oleh pria yang diduga berpura-pura menjadi pembeli di Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin (06/04/2026) silam.
Korban seorang perempuan berinisial NA (19) saat itu dia tengah berjaga di lapaknya di Jalan Awirarangan, Tamansari, Setu.
Kejadian itu bermula ketika, datang seorang pria untuk memesan tiga bungkus es teh dan meminta agar pesanannya diantar ke kawasan Griya Sultan Persada yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi berjualan.
Baca Juga:UMK Kabupaten Bekasi Hampir Rp6 Juta, Tapi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Masih TertinggalDari Desa untuk Desa: Truk Hino Ini Siap Ubah Nasib Ekonomi 17 Wilayah di Karawang
Tanpa curiga, korban menuruti permintaan tersebut. Namun setibanya di lokasi, pelaku hanya membayar Rp10.000 dari total Rp15.000. Pelaku kemudian meminta meminjam sepeda motor NA dengan alasan mengambil kekurangan uang dari pedagang sayur.
NA pun sempat menolak keras, sepeda motor miliknya itu dipakai oleh pelaku dan terjadilah saling dorong-mendorong.
“Pelaku bilang pinjam motornya buat ambil uang lima ribu di tukang sayur, saya bilang, ayo sama saya aja (diantar), tapi pelaku ngomong, ‘jangan (diantar) kamu (NA) tunggu disini aja’. Saya bilang enggak bisa, ini kan motor saya,” ucap NA kepada Cikarang Ekspres, Rabu (08/04/2026).
Usaha korban mempertahankan motornya sia-sia, pelaku justru menendang perut korban hingga jatuh tersungkur.
Melihat motor Honda Scoopy lepas dari tangan korban, pelaku dengan sigap merebut dan langsung melarikan diri.
“Saya ngelawan, pelaku tendang perut saya sampe terjatuh dari motor, kemudian pelaku berada di motor saya, saat saya mau rebut, pelaku menendang saya lagi, dan dia kabur,” ujar dia.
Tak berapa setelah kejadian, korban melapor ke Polsek Setu. NA memyampaikan, pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), namun hingga saat ini belum menemui titik terang.
Baca Juga:Teror, Rumah Saksi Kunci Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi DibakarKabar Buruk! Pemkab Bekasi Resmi Hapus CPNS 2026, Ini Alasan Lengkapnya!
Ia menambahkan, pihak kepolisian dapat menangkap pelaku, sebab ciri-ciri pelaku termasuk saat merampas motornya pun terekam kamera pengawas CCTV.
“Saya sudah lapor polisi tapi belum dapat info lengkap, sedangkan di cctv aja muka (pelaku) nya sudah terpampang jelas, jadi harusnya sih sudah bisa ketangkap,” tutur dia.
