Plt Bupati Asep Kecewa Musrenbang Pemkab Sepi, Gara-gara Banyak Kepala Desa yang Tidak Hadir

Plt bupati
Plt Bupati Asep
0 Komentar

Ade Sukron juga menyinggung pentingnya konektivitas antarwilayah, khususnya di wilayah pesisir utara seperti Muaragembong yang terhubung dengan Karawang.

“Kalau konektivitas itu tersambung, dari Muaragembong ke wilayah lain bahkan ke Jakarta bisa lebih dekat. Ini yang harus kita pikirkan secara teknis,” katanya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam merealisasikan seluruh usulan pembangunan.

Baca Juga:Member HPCI Karawang Halal Bihalal di Alam Terbuka Leuweung Seluruh MajalayaMenaker Ungkap Lowongan Kerja yang Tetap Terbuka di Tengah Krisis Global

Dari sisi DPRD saja, kata dia, terdapat sekitar 6.000 aspirasi masyarakat yang harus diperjuangkan, belum termasuk usulan dari desa dan kelurahan.

“Dengan keterbatasan anggaran, tidak mungkin semua kita kerjakan. Maka pemerintah daerah jangan ragu menentukan skala prioritas,” tegasnya.

Ia menyarankan agar pembangunan difokuskan pada sektor-sektor yang benar-benar berdampak dan terlihat hasilnya, dibandingkan membagi anggaran secara merata namun tidak signifikan.

“Daripada dibagi kecil-kecil tapi tidak terlihat, lebih baik fokus pada prioritas. Kita punya persoalan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan irigasi pertanian, itu yang harus didahulukan,” jelasnya.

Selain itu, Ade juga mengingatkan adanya tantangan kebijakan keuangan daerah ke depan, khususnya terkait implementasi yang akan berdampak pada struktur anggaran daerah.

Ia menyebut, porsi belanja pegawai yang saat ini mencapai sekitar 42 persen berpotensi menjadi tekanan jika aturan tersebut diterapkan secara penuh.

“Kalau aturan itu berjalan, beban daerah akan semakin berat. Maka kita harus siapkan strategi dari sekarang,” ungkapnya.

Baca Juga:Pelajar di Kabupaten Bekasi Berbondong-bondong Daftar Calon Anggota Paskibra, Cek Syarat-syaratnyaHarus Diniatkan Ibadah, Kepala Kemenag Karawang Tekankan ASN Jangan Lambat Layani Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, DPRD juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor industri melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Ade Sukron berharap kawasan industri dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor infrastruktur, lingkungan, dan kesehatan.

“Kami berharap ada sinergi dengan kawasan industri. Pemerintah bisa memberikan kemudahan, dan dunia usaha juga ikut berkontribusi untuk pembangunan Bekasi,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar