Di sisi lain, Pemkab Bekasi diminta meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kebutuhan industri guna menciptakan SDM yang berdaya saing. Lalu memperluas akses serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk percepatan penurunan stunting dan peningkatan gizi masyarakat secara berkelanjutan.
“Penting juga menjadi perhatian bagaimana mempercepat pembangunan dan pemerataan infrastruktur dasar serta meningkatkan konektivitas antar wilayah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata dia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengakui ketimpangan pembangunan masih terjadi di Kabupaten Bekasi. Maka dari itu, pembangunan akan diselenggarakan dengan prinsip keadilan. Pembangunan dimulai dari desa agar manfaatnya dirasakan masyarakat sekitar.
Baca Juga:Dari Desa untuk Desa: Truk Hino Ini Siap Ubah Nasib Ekonomi 17 Wilayah di KarawangTeror, Rumah Saksi Kunci Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi Dibakar
“Ya, makanya tadi kan saya bicara, akan ada pembangunan berkeadilan. Jadi desa-desa yang dulu misalnya pembangunannya tidak ada, atau tidak dapat, kami pasti prioritaskan. Makanya nanti dari camat ke kepala desa, mana saja skala prioritasnya. Jadi kami mau kunci dulu yang sudah diusulkan. Berapa titik yang mau kita kunci dulu yang memang diajuin tapi gak dapat lagi sedangkan itu dibutuhkan, nah nanti itu akan jadi prioritas utama. Jadi biar pembangunan merata semuanya. Karena memang kuncinya saat ini bagaimana pembangunan merata,” tandasnya. (Iky)
