KBEONLINE.ID – FC Barcelona harus menelan pil pahit setelah kalah 0-2 dari Atlético Madrid dalam laga perempat final Liga Champions UEFA musim 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, Barcelona justru gagal memanfaatkan momentum dan dipaksa menyerah oleh permainan efektif tim tamu.
Sejak awal pertandingan, Barcelona tampil agresif. Peluang demi peluang berhasil diciptakan, terutama melalui Marcus Rashford. Namun, buruknya penyelesaian akhir serta penampilan solid kiper Atlético membuat skor tetap 0-0.
Barcelona sempat bersorak saat Rashford mencetak gol usai menerima umpan dari Lamine Yamal. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena Rashford sudah berada dalam posisi offside.
Baca Juga:Hati-Hati! Modus Baru di Setu Bekasi: Pesan Es, Lalu Rampas MotorUMK Kabupaten Bekasi Hampir Rp6 Juta, Tapi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Masih Tertinggal
Petaka bagi Barcelona datang menjelang akhir babak pertama. Bek muda Pau Cubarsí diganjar kartu merah langsung pada menit ke-43 setelah melanggar pemain Atlético dalam situasi peluang emas. Keputusan ini diambil setelah tinjauan VAR dan menjadi titik balik pertandingan.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Atlético langsung menghukum Barcelona. Julián Álvarez mencetak gol pembuka lewat tendangan bebas indah yang tak mampu dihalau kiper.
Di babak kedua, tekanan Atlético semakin menjadi. Mereka berhasil menggandakan keunggulan melalui tendangan Alexander Sørloth yang memanfaatkan umpan silang matang.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Barcelona tak mampu membalas. Skor 0-2 bertahan untuk kemenangan Atlético Madrid.
Kemenangan ini menjadi modal besar bagi pasukan Diego Simeone jelang leg kedua karena akan bermian di Kandang, sementara Barcelona harus bekerja ekstra keras jika ingin membalikkan keadaan.
