kbeonline.id – Bhayangkara Presisi Lampung FC datang ke markas Persijap Jepara dengan modal yang cukup meyakinkan. Dalam lanjutan pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026, The Guardian bertekad melanjutkan tren positif saat tampil di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (11/4/2026).
Bek andalan mereka, Leo Silva, mengakui bahwa kepercayaan diri tim sedang tinggi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa situasi ini tidak boleh membuat tim lengah.
Momentum Jadi Kunci
Menurut Leo, performa apik dalam beberapa laga terakhir memang patut disyukuri. Tapi di sisi lain, menjaga konsistensi jauh lebih sulit daripada sekadar meraih kemenangan sesaat.
Baca Juga:Persijap Siap Hadapi Bhayangkara FC, Waspadai Serangan CepatMadura United Pantang Menyerah, Tekad Keluar dari Zona Degradasi Tetap Menyala
“Kami senang dengan tren ini, tapi tidak boleh terlalu santai,” kira-kira pesan yang ingin ia tekankan. Baginya, setiap pertandingan di kompetisi ini selalu menyimpan tantangan berbeda.
Apalagi bermain di kandang lawan, tekanan akan terasa dua kali lipat.
Waspadai Persijap yang Lebih Kuat
Leo juga menyoroti perubahan yang terjadi di kubu Persijap. Ia menilai tim tuan rumah kini jauh lebih kompetitif, terutama setelah melakukan perombakan skuad di paruh musim.
Masuknya pemain-pemain baru dengan kualitas yang lebih baik membuat Persijap bukan lagi tim yang bisa dianggap enteng. Artinya, Bhayangkara harus datang dengan persiapan matang, bukan sekadar mengandalkan momentum.
Faktor Kebangkitan Bhayangkara
Performa impresif Bhayangkara FC belakangan ini bukan tanpa alasan. Leo menyebut ada dua faktor utama: kualitas pemain dan perubahan mentalitas tim.
Kehadiran amunisi baru memberi tambahan kekuatan, tapi yang lebih terasa adalah perubahan suasana di ruang ganti. Semangat tim meningkat, dan efeknya langsung terlihat di lapangan.
Kalau diibaratkan, mesin yang sebelumnya tersendat kini mulai berjalan mulus.
Target Menang dan Dominasi Permainan
Menghadapi Persijap, Bhayangkara tidak datang untuk bermain aman. Mereka ingin langsung menekan sejak awal dan mengontrol jalannya pertandingan.
Baca Juga:Ramon Tanque Sebut Laga Lawan Bali United Seperti FinalPersib Ingin Pertahankan Hodak, Negosiasi Kontrak Masih Berjalan
Leo berharap timnya bisa memaksakan ritme permainan sendiri—cepat, agresif, dan efektif. Targetnya jelas: tiga poin untuk menjaga tren kemenangan sekaligus mendekat ke papan atas klasemen.
Di fase seperti ini, momentum adalah segalanya. Dan Bhayangkara FC tampaknya tidak ingin kehilangan itu begitu saja.
