KBEONLINE.ID – Paris Saint-Germain menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara setelah menundukkan Liverpool FC dengan skor 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA musim 2025/2026.
Bermain di kandang sendiri, PSG tampil percaya diri sejak awal laga. Tekanan tinggi yang mereka bangun langsung membuat lini pertahanan Liverpool bekerja keras, bahkan sebelum pertandingan memasuki menit ke-15.
Gol pembuka akhirnya lahir di menit ke-11. Pemain muda berbakat Désiré Doué mencetak gol setelah tembakannya berubah arah akibat mengenai pemain Liverpool. Bola yang terdefleksi tersebut membuat kiper Giorgi Mamardashvili tak mampu mengantisipasi dengan sempurna.
Baca Juga:Barcelona Tumbang di Kandang! Atlético Madrid Menang 2-0 di Perempat Final Liga ChampionsHati-Hati! Modus Baru di Setu Bekasi: Pesan Es, Lalu Rampas Motor
Unggul satu gol, PSG tidak mengendurkan serangan. Sebaliknya, Liverpool justru mulai tertekan. Meski demikian, Mamardashvili tampil cukup gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang berbahaya yang sempat melibatkan Alexis Mac Allister.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. PSG kembali menunjukkan efektivitas mereka di lini depan. Kali ini giliran Khvicha Kvaratskhelia yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan matang dan menyelesaikannya dengan dingin ke pojok gawang.
Di tengah dominasi PSG, sempat muncul momen kontroversial. Wasit menunjuk titik putih setelah Ibrahima Konaté dianggap melanggar Warren Zaïre-Emery di kotak penalti. Namun setelah peninjauan VAR, keputusan tersebut dibatalkan karena Konaté dinilai lebih dulu menyentuh bola.
PSG sebenarnya berpeluang menambah keunggulan. Ousmane Dembélé hampir mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Liverpool. Sayangnya, tembakannya hanya membentur tiang gawang.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan. Hasil ini menjadi keuntungan besar bagi PSG yang akan melakoni leg kedua di markas Liverpool, Anfield.
Meski tertinggal dua gol, peluang Liverpool belum sepenuhnya tertutup. Bermain di kandang sendiri, mereka masih memiliki kesempatan untuk bangkit. Namun satu hal yang pasti—PSG telah mengirim pesan tegas:
Mereka bukan sekadar tim bertabur bintang, tapi juga tim yang tahu cara menghabisi lawan.
