Ratusan SMP di Karawang Masih Kekurangan Komputer  untuk Pelaksanaan TKA

TKA SMP
Pelaksanaan TKA SMP di Kabupaten Karawang/
0 Komentar

KBEonline.id- Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SMP di Kabupaten Karawang masih diwarnai keterbatasan fasilitas, terutama terkait ketersediaan perangkat komputer di sejumlah sekolah. Akibat minimnya sarana tersebut, beberapa sekolah terpaksa meminjam perangkat hingga menumpang pelaksanaan ujian di SMA/SMK maupun perguruan tinggi terdekat.

Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang menunjukkan, dari total 217 sekolah peserta TKA, sebanyak 63 sekolah masih menggunakan komputer pinjaman atau perangkat sewa. Jumlah tersebut setara dengan hampir 30 persen dari seluruh peserta ujian.

Tak hanya itu, berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya 11 sekolah belum mampu menyelenggarakan ujian secara mandiri dan harus bergabung dengan sekolah lain karena keterbatasan fasilitas. Secara keseluruhan, terdapat 644 unit komputer yang digunakan dalam pelaksanaan TKA SMP di Karawang yang bukan merupakan aset milik sekolah.

Baca Juga:Musrenbang 2027, DPPKB Karawang Siapkan 5.673 TPK untuk Dukung Percepatan Penurunan StuntingSaksi Kunci Diintimidasi Rumahnya Dibakar, Ade Kunang: Gak Tahu Saya…

Keterbatasan perangkat ini membuat pelaksanaan TKA harus dibagi dalam beberapa tahap. Ujian berlangsung mulai 6 hingga 16 April 2026 dengan sistem gelombang 1 sampai 4 serta satu gelombang khusus. Dalam satu hari, pelaksanaan ujian dibagi ke dalam empat sesi guna menyesuaikan kapasitas perangkat yang tersedia.

Padahal, TKA merupakan program evaluasi wajib sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025, sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan berbasis kompetensi.

Kondisi sarana yang belum merata ini juga dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan konsentrasi siswa. Penggunaan perangkat pinjaman, perpindahan lokasi ujian, hingga adaptasi terhadap lingkungan baru berpotensi berdampak terhadap performa peserta saat mengerjakan soal.

Kepala Disdikbud Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, mengatakan pihaknya berupaya memastikan seluruh siswa tetap dapat mengikuti ujian meski di tengah keterbatasan sarana.

“Pelaksanaan TKA tetap kita upayakan berjalan maksimal. Untuk sekolah yang belum memiliki perangkat memadai, difasilitasi melalui pola menumpang atau penggunaan perangkat pinjaman agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti ujian,” ujar Wawan, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan menjadikan persoalan ini sebagai perhatian untuk pengadaan sarana pendidikan secara bertahap.

“Ke depan ini menjadi perhatian kami untuk meningkatkan ketersediaan perangkat. Namun yang utama saat ini adalah memastikan seluruh peserta didik tetap terlayani,” katanya.

0 Komentar